Polisi Bongkar Jaringan Peredaran Pil Tri X di Siau Timur

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Peredaran obat keras di wilayah hukum Polsek Siau Timur akhirnya berhasil diendus Polisi.

Razia yang dipimpin langsung Kapolsek Siau Timur Iptu Tedip. H. Malamtiga berhasil mengamankan 2 orang tersangka yaitu lelaki GK alias Gromiko dan AS alias Adefrian, di rumah pondokan, di depan Jalan Umum Kampung Karalung, Siau Timur, rabu (18/10/2017).

Pengungkapan peredaran obat keras jenis pil Try X ini berawal saat polisi melaksanakan patroli dan mendapatkan 2 tersangka sedang konsumsi miras, namun melihat gerak-gerik tersangka yang mencurigakan, akhirnya polisi berhasil mengamankan satu bungkus pil Try X yang berisi 7 butir, yang dilemparkan tersangka ke arah belakang.

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui jika pil tersebut diperoleh dari seorang lelaki bernama RP alias Renaldi (19), di Kampung Karalung Lindongan IV Kecamatan Siau Timur. Dari hasil informasi tersebut, polisi lantas bergerak ke rumah yang dimaksud.

Dan benar saat dilakukan penggeledahan di TKP, petugas berhasil mendapatkan sebanyak 15 bungkus pil Try X (masing-masing berisi 10 pil), di atas loteng (Plafon) rumah tersebut.

Berdasarkan keterangan tersangka RP, barang tersebut juga diperoleh dari lelaki GAB alias Gerry (23) yang berdomisili di Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro.

Polisi kemudian bergegas menuju rumah tersangka GAB dan melakukan penggeledahan. Ternyata di rumah tersebut, petugas juga menemukan 14 bungkus plastik kecil, masing-masing berisi 10 butir Pil Try X, yang diletakkan di dalam kamar tepatnya di lemari pakaian, bersama uang tunai sebesar Rp. 445 ribu.

Dari hasil pengembangan lanjutan, diakui tersangka GAB jika Pil Try X tersebut diperoleh dari lelaki HS alias Hesky yang berada di Manado.

Ia juga mengakui jika malam itu ada pengiriman Pil Try X dari Manado melalui kapal laut KM Marina Bay, yang dititip ke ABK bernama O alias Opil.

Selain dirinya, pil Try X tersebut juga katanya akan diserahkan ke lelaki SB alias Epen, warga Kampung Karalung.

Namun ketika dilakukan penggeledahan terhadap Epen, Polisi belum menemukan barang tersebut. Diduga barang tersebut telah dibawa turun oleh lelaki Opil sebelum tiba di Pelabuhan Ulu Siau, Rabu malam.

“Para tersangka sudah diamankan di Mapolsek untuk diproses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek. Pihaknya juga akan terus mendalami peredaran obat keras di Siau Timur.

“Disinyalir, obat keras tersebut diedarkan kepada para pengguna pil Try X, terutama dikalangan anak sekolah dan remaja,” pungkas Kapolsek.

Penulis: Humas Polres Sangihe
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password