Kapolda Bali Tekankan Para Guru Pemahaman Berlalu-Lintas Pada Kegiatan Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. wakili Kapolda Bali pada acara Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ( PPKn ) tingkat SD/SMP,MI/MTS,SMA/MA tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Korlantas Polri di Hotel Nikki Denpasar. Kamis ( 19/10 ).

Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus R. Golose pada sambutannya yang dibacakan Wakapolda Bali menekan harapannya kepada para guru untuk memberikan pembelajaran dan pemahaman tentang tata cara berlalu-lintas yang baik dan benar, pendidikan lalu lintas perlu dilakukan agar generasi muda secara sadar mampu mengimplementasikan etika lalu lintas yang santun, aman, dan lancar. Selain itu pendidikan lalu lintas dapat mengubah prilaku pengguna jalan yang ugal-ugalan menjadi lebih hati-hati demi keselamatan bersama.

Acara yang menghadirkan lebih dari 500 ( lima ratus ) orang guru mulai tingkat SD, SMP sampai tingkat SMA/MA dari seluruh kabupaten/Kota di Bali ini, dihadiri pula Direktur Keamanan dan Keselamatan ( Dirkamsel ) Korlantas Polri Brigjen Pol. Dr. Krisnanda Dwilaksana mewakili Kepala Korlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M. Dalam sambutannya, Kakorlantas menyampaikan kepada para hadirin ,dalam rangka membangun budaya tertib lalu lintas mulai dari usia dini khususnya di lingkungan sekolah, polri telah mengadakan kesepakatan bersama dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk mengintegrasikan pendidikan lalu lintas masuk dalam kurikulum pendidikan nasional yang terintegrasi pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (pkn), kesepakatan ini sangat penting karena membangun budaya tertib berlalu lintas bukanlah suatu hal yang dapat dilaksanakan secara instan, budaya bermula dari informasi, yang kemudian menjadi norma dan akhirnya menjadi sesuatu hal yang sangat memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari .

Diseminasi (dissemination) adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. dalam rangka menyebarkan informasi, mewujudkan persepsi yang sama tentang pendidikan lalu lintas bagi para pendidik, selanjutnya informasi tersebut dapat ditularkan kepada anak didiknya untuk kemudian bersama – sama membangun kehidupan dalam konteks yang lebih besar yaitu kehidupan berbangsa dan bernegara, peran transportasi menjadi sangat penting antara lain dalam mendukung peningkatkan perekonomian, memajukan kesejahteraan, memperkokoh persatuan dan menjunjung tinggi martabat bangsa. Kakorlantas juga memberikan informasi bahwa berdasarkan data kecelakaan lalu lintas melalui IRSMS (Integrated Road Safety Management Systems) Korlantas Polri tahun 2016, jumlah kecelakaan sebanyak 105.374 kejadian, dengan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 22.939 jiwa atau rata rata 3 orang MD setiap jam. dari usia korban didominasi 15 -19 tahun sebanyak 29.654 jiwa. bersama. berbuat sedikit lebih berarti dari pada kita sama sekali tidak berbuat terhadap hal yang berpotensi menjadi permasalahan lalu lintas kelak. setidaknya dengan pengetahuan tentang lalu lintas yang bapak / ibu dapatkan pada kegiatan ini dapat ditularkan melalui anak didik dan akhirnya dapat diteruskan kepada para orang tua.

Penulis : Ajik Sarjana

Editor   : Swanjaya

Publish : Windyasa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password