Kapolres Keerom Ajak Tokoh Nasrani Bangun Kerukunan Antar Umat Beragama

Tribratanews.polri.go.id.- Polda Papua – Polres Keerom.- Kapolres Keerom adakan coffee morning di Auala Polres Keerom jln. Bhayangkara Kampung Asyaman Arso swakarsa Distrik Arso Kab. Keerom, dengan para tokoh Nasrani Kab. Keerom untuk membangun kerukunan antar umat beragama cegah intoleransi. Rabu 18/10/17 pagi.

Kapolres Keerom dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan Kapolres Keerom melakukan pertemuan ini adalah untuk bisa lebih dekat dan sebagai ajang perkenalan saya sebagai Kapolres dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang lebih baik dan mendekatkan aparat keamanan dengan masyarakat sehingga tercipta situasi Kab. Keerom yang kobdusif.

“mari Kita sepakati bersama bahwa wilayah  Kab. Keerom harus kondusif tidak ada pengkotak – kotakan antara masyarakat asli dan pendatang, suku, agama, dan  jangan main hakim sendiri seperti yang sering terjadi di Kab. Keerom ini dengan cara membunyikan tiang listrik dalam mengumpulkan masa dan saya berharap hal ini tidak boleh dilakukan karna rawan disusupi pihak ketiga yang bisa menimbulkan kerawanan keamanan terkait masalah sara dan saya berharap apabila terjadi tindak pidana masyarakat segera melaporkan kepada aparat kepolisian untuk menangani permasalahan tersebut, “lanjut Kapolres.

“perbandingan antara masyarakat dan aparat Kepolisian di wilayah Kab  keerom masih sangat kurang sehingga kami sangat berharap kepada masyarakat agar bisa membantu aparat Kepolisian dalam menjaga siskamtibmas di wilayah Kab. Keerom, terkait permasalahan radikallisme kita harus bersama-sama mengawasi kelompok radikalisme agar tidak tumbuh dan berkembang  di wilayah Kab. Keerom tetapi dalam penangananya jangan sampai termakan oleh isu – isu dan jangan sampai kita gampang menuduh suatu kelompok itu radikalisme tanpa adanya bukti-bukti dan apabila ada kelompok tertentu yang terindikasi berfaham radikalisme maka akan dilakukan tindakan Kepolisian, “jelas Kapolres.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 23.10.06

Dalam kesempatan tersebut Kapolres mengajak pada seluruh tokoh yang hadir untuk menumbuhkan toleransi antara umat beragama di Kab. Keerom karena apabila tercipta intoleransi antara umat beragama, dampaknya akan besar pada siskamtibmas di wilayah Kab. Keerom.

“jangan kita percaya dengan isu / hoaks yang mengadu – domba masyarakat dan apabila terdapat isu – isu berita  hoaks ditengah masyarakat silahkan laporkan kepada kami jangan ragu karena kami akan menangani masalah tersebut, kedepan Polri akan melakukan rekrutmen anggota Polri sehingga kami akan melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan melakukan pembinaan terhadap para calon pelamar seperti pembinaan jasmani dan lain sebagainya dengan maksud untuk menyiapkan para calon anggota polri sebelum melakukan seleksi penerimaan, “terang Kapolres Keerom.

Acara yang juga dihadiri oleh Ketua persekutuan gereja-gereja di Kab. Keerom Pndt. Edi Togotli mengucapkan terimakasih mewakili seluruh tokoh Nasrani yang hadir serta menyampaikan kepada Kapolres Keerom yang telah berdiri diatas kepentingan masyarakat dan menyampaikan selamat datang kami berharap Kapolres bisa bekerja dengan hati, Kalau ada hal yang terjadi diwilayah Kab. Keerom jangan dibesar-besarkan dan saya ingin aparat Kepolisian harus berdiri diatas semua kepentingan masyarakat jangan sampai kekuatan yang dimiliki aparat Kepolisian digunakan oleh pihak-pihak tertentu, siapa saja yang bekerja dengan jujur dan adil ditanah ini saya berdoa tuhan akan selalu menyertai,  melindungi dan kesejahteraan selalu bersamanya.

Penulis : Parlan

Esitor : Alfian Nur

Publish : Vickhy Merani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password