Wakapolda Maluku Utara Turut hadir Kegiatan Penenggelaman Kapal Asing Berbendera Filipina di Perairan Maluku Utara

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, TNI Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kota Ternate, memusnahkan satu buah kapal nelayan asing asal Filipina, di Perairan Taman Nukila, Kota Ternate Tengah, Selasa (17/ 10/ 2017). Pemusnahan kapal ini dilakukan karena sudah melewati sidang dan sudah berdasarkan hasil putusan Pengadilan Negeri (PN) Kota Ternate yang bersifat inkrah.

Proses penenggelaman satu buah kapal besi nelayan asing berbendera Filipina bernama Kapal FB/ LB Rashel 101 berkapasitas 35 GT tersebut, berlangsung di Perairan depan Taman Nukila Kota Ternate Tengah, dengan jarak radius 40 Meter dari bibir pantai dan kedalaman 20 meter, yang disaksikan oleh unsur Forkopimda Kota Ternate.

Terlihat, lambung kapal sudah dipenuhi air laut dan perlahan badan kapal mulai tenggelam hingga ke dasar laut, dibawah pengawalan petugas gabungan.

Komandan Lanal Ternate, Kolonel Laut (P) Rizal menjelaskan bahwa, kapal nelayan asing yang ditenggelamkan itu sudah sesuai prosedur berdasarkan hasil putusan yang bersifat inkrah oleh Pengadilan Negeri Kota Ternate.

Rizal menuturkan, langkah penenggelaman kapal tersebut tidak menggunakan bahan peledak karena menghindari terjadinya pencemaran lingkungan yang berdampak pada kerusakan ekosistem biota laut serta cara itu juga bisa menciptakan ramah lingkungan bagi warga Kota Ternate.

“Kapal yang ditenggelamkan ini berdasarkan putusan inkrah oleh PN Ternate, dan sengaja kami tidak gunakan bahan peledak guna menciptakan ramah lingkungan serta menjaga kerusakan ekosistem biota laut”, terangnya.

Lanjutnya, kapal tersebut tertangkap oleh Komando Armada RI Kawasan Timur milik TNI Angkatan Laut, KRI Karel Satsuit Tubun 356, pada tahun 2016 lalu, saat sedang mencuri ikan di Perairan Maluku Utara, kemudian kapal tersebut telah disidangkan beberapa waktu lalu di Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

“Kapal tersebut kami tangkap tahun 2016 lalu karena melakukan pencurian ikan secara ilegal di perairan Halmahera” tutup Rizal.

Sebelumnya, TNI Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kota Ternate telah menenggelamkan sebanyak empat buah kapal, yakni, 2 diantaranya ditenggelamkan dengan cara diledakkan. Sementara 1 buah kapal ditenggelamkan dengan cara beberapa bagian badan kapal dilobangi dan untuk satu kapal lainnya dimusnahkan dengan cara badan kapal dipotong beberapa bagian kemudian dibakar

Penulis            : Wanto Batjan

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala Putra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password