3000 Ponpes Ikuti Lomba Dai Cilik, Polda Jatim Pecahkan Rekor Muri

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur, Menyambut  Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober  2017, Polda Jawa Timur, menggelar lomba Dai Cilik yang diikuti 3000 pondok pesantren  (Ponpes) se Jawa Timur.

Acara ini memecahkan rekor muri dengan jumlah peserta terbanyak yang diadakan setingkat Polda. lomba bertema menangkal radikalisme dan terorisme ini untuk mencetak generasi muda menjadi pendakwah handal sejak dini.

Ribuan dai cilik dari 3000 pondok pesantren se jawa timur ini, Selasa pagi (17/10/2017) memadati masjid nasional Al- Akbar Surabaya. Mereka akan bertanding dan unjuk kebolehan menampilkan bakatnya berdakwah dihadapan para santri, memperebutkan Piala Kapolda Jatim. Lomba dai cilik ini dibuka langsung oleh Kapolda Jatim Irjend Machfud Arifin dan dihadiri sejumlah kyai/ ulama serta pejabat Forpimda Propisi Jawa Timur.

Salah satu dai yang mencuri perhatian adalah penampilan dai cilik asal Situbondo Jawa Timur, Muhammad Alfian Dharmawan. “ Ya meski masih kecil, tapi Alfian sangat mahir berpidato di depan umum. Bocah yang baru berusia 8 tahun ini dengan lantang menyampiakan tausiyahnya tentang bagaimana cara menangkal faham radikalisme dan terorisme yang saat ini sedang menjamur di Indonesia. Muhammad Alfian adalah Duta Narkoba yang diplih Polda Jatim. Dia dinobatkan Polda Jatim sebagai juara dalam lomba da’i cilik Duta Pencegahan Narkoba se- Jawa Timur beberpa waktu lalu.

Selain menggelar lomba, dalam kegaitan ini, Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin juga membagikan hadiah sepeda angin kepada para santri yang bisa menjawab kuis. Kapolda Machfud Arifin menegaskan,  kegiatan lomba dai-daiyah ini adalah salah satu bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Timur Syafuillah Yusuf (gus Ipul).  Menurut Gus Ipul,  acara ini sangat penting untuk menangkal faham radikalisme dan terorisme sekaligus melawan gempuran tekhnologi.

Lomba dai cilik ini juga memecahkan rekor muri karena ikuti ribuan santri dari 3000 pondok pesantren se Jawa Timur. Pemecahan rekor muri ini terbilang unik,  karena baru pertama kali digelar di Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak.

Sementara Ariani Siregar (manager museum rekor indonesia) mengetakan, lomba Dai dan Daiyah ini akan dilaksanakan mulai Rabu, 18 Oktober hingga 8 November 2017 yang dilaksanakan di masing masing Polres jajaran Polda Jatim.

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password