Manfaatkan Aplikasi Google Drive, Polres Karangasem Sosialisasikan Jalur Evakuasi Gunung Agung jika Bererupsi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Hingga saat ini kondisi Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem masih berdiri kokoh dan belum mengeluarkan erupsi. Namun, gunung berapi ini masih ditetapkan pada status awas atau level empat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak Selasa (22/9/2017).  Ini berarti, Gunung Agung masih berpotensi mengeluarkan erupsi atau meletus.

Atas kondisi ini, Satuan Lalu Lintas Polres Karangasem bekerjasama dengan BNPB RI, Dishub dan BPBD Kabupaten Karangasem memberikan imbauan sekaligus informasi tentang proses jalur evakuasi lewat video yang diunggah melalui aplikasi Google Drive. Dengan mengklik link https://drive.google.com/file/d/0B_7ly8GF-tb_UnVKLWVfR2paZ00/view?usp=drivesdk  pada Hp atau smartphone, warga akan mengetahui secara jelas jalur mana yang akan dilalui  jika terjadi erupsi.

Dalam video yang berdurasi 4 menit 38 detik ini, dijelaskan bahwa proses evakuasi bagi warga yang ada di Kecamatan Rendang ada dua jalur. Pertama, jalur evakuasi melewati Desa Menanga, Nongan dan Pesaban, selanjutnya menuju Kabupaten Bangli. Kedua, melewati Desa Menanga, Nongan, Pesaban dan Bukit Jambul menuju Kabupaten Klungkung tepatnya Kota Semarapura.

Jalur evakuasi warga yang berada di daerah Desa Sebudi dan sekitarnya, melalui jalur Desa Selat, Muncan, Sangkan Gunung, Tangkup menuju Kabupaten Klungkung. Warga yang ada di daerah Desa Jungutan dan sekitarnya, melalui jalur Desa Telaga Tista, Sibetan, Kalanganyar, Putung menuju Kecamatan Manggis.

Warga yang berada di daerah Bebandem dan sekitarnya, ada dua jalur evakuasi. Pertama melewati  Desa Kastala, Papung, Bungaya, Asak, Timbrah selanjutnya menuju Kecamatan Manggis. Kedua, melewati Desa Kayu Putih, Abian Sowan, Kecicang, Subagan,  Jasri, Perasi dan menuju Kecamatan Manggis.

Warga di daerah Desa Budakeling ada tiga jalur evakuasi. Pertama, melewati Desa Saren Anyar, Dukuh, Padang Kerta, Jalan Untung Surapati, Subagan, Jasri selanjutnya menuju Kecamatan Manggis. Kedua, melewati Desa Saren Anyar, Dukuh, Padang Kerta, Juwuk Manis, Susuan, Blong selanjutnya menuju Desa Bukit. Ketiga, melewati Desa Saren Anyar, Dukuh, Padang Kerta, Pertigaaan Abang, Pesagi, Ujung menuju Desa Seraya.

Untuk yang ada di daerah Subagan dan sekitarnya, melewati Jalan Ahmad Yani, Galiran, Jasri, Perasi dan menuju Kecamatan Manggis. Warga daerah Kecamatan Kubu bagian selatan dan warga Kecamatan Abang, ada tiga  jalur evakuasi. Pertama, lewat Desa Culik, Brine, Mangsul, Waliang selanjutnya menuju Desa Tiying Tali. Kedua, lewat Desa Culik, Brine, Mangsul, Bajo, Magetelu dan menuju terminal Pura Lempuyang di Purwa Ayu. Ketiga, lewat Desa Culik, Bias Lantang kemudian menuju Desa Amed atau Seraya.

Jalur evakuasi untuk warga Kubu dan sekitarnya adalah melwati jalan nasional menuju Tianyar, Teja Kula, Kubutambahan selanjutnya menuju Kabupaten Buleleng atau Kota Singaraja.  Sedangkan jalur evakuasi melalui laut apabila jalur darat tertutup adalah melalui pantai Amed menuju Pelabuhan Padang Bai di Kecamatan Manggis.

Tidak hanya itu, video yang dibuat pada Senin (9/10) lalu juga berisi lima imbauan saat melalui jalur evakuasi erupsi Gunung Agung. Pertama, utamakan kendaraan yang mengangkut manusia. Kedua, jauhi wilayah kawasan rawan bencana. Ketiga, waspadai jalur satu arah untuk menghindari kecelakaan. Keempat adalah  kenali posisi anda, dimana dan kemana arah aman yang dituju saat terjadi bencana. Terakhir, saat terjadi bencana erupsi seluruh kendaraan dilarang memasuki wilayah Karangasem dan segera berbalik arah. Jangan berbalik arah di badan jalan karena akan mengganggu proses evakuasi.

Kabag Binops Roops Polda Bali AKBP Dra. Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati, S.I.K. selaku Kasmin Ops Aman Nusa Agung II-2017 membenarkan adanya sosialisasi jalur evakuasi yang dilakukan Polres Karangasem melalui jejaring internet. Cara ini dinilai sangat tepat karena lebih cepat, efisien dan praktis untuk memberikan informasi kepada warga yang berada di sekitar Gunung Agung.

Menurut mantan Kapolres Klungkung ini, perkembangan teknologi sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat, bahkan sebagian besar masyarakat sudah memiliki Hp atau smartphone. Diharapkan warga yang sudah mengetahui agar membagikan informasi ini dan menyampaikan kepada warga yang belum memiliki Hp atau smartphone.

“Ini merupakan salah satu terobosan kreatif Polri dalam mendukung program Kapolri yaitu Promoter. Polri akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang didukung dengan teknologi, sehingga semakin mudah dan cepat diakses oleh masyarakat,” kata AKBP Dra. Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati, S.I.K. saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (16/10).

Perwira tegas, ramah dan murah senyum ini menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Karangasem yang sudah sigap, cepat dan tanggap dalam menangani bencana ini. “Mudah-mudahan bencana ini segera berakhir dan para pengungsi bisa kembali kerumahnya masing-masing,” harapnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Alfin

Publish : Ngakan Candra

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password