Pemuda di Banyuwangi Tertangkap Polisi Mengedarkan Pil Koplo

pil koplo di banyuwangi

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur,  Jajaran Opsnal Satresnarkoba Polres Banyuwangi berhasil menangkap pelaku yang diduga mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu serta ijin edar jenis trihexyphenidyl, Kamis (12/10/2017) pukul 20.00 WIB.

Kasat Resnarkoba AKP Muh Indra Nadjib SIK mengatakan, pelaku kita amankan tadi malam sekira pukul 20.00 WIB, pada saat berada  Salon Oribale Jalan HOS Cokroaminoto Nomer 37, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi.

Pelaku RN  (24) laki-laki, pendidikan terahir SMA, Jawa, pekerjaan sales, Islam, alamat KTP Lingkungan Gentengan RT04 RW03, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, sedangkan alamat tempat tinggal sekarang di Lingkungan Gunungsari RT 02 RW 04, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Penangkapan terhadap pelaku RN hasil pengembangan atas penangkapan MW, di Kelurahan Banjarsari kemarin dan penangkapan MD di Jalan Kepiting dua hari yang lalu.

Kasat Resnarkoba menyampaikan, anggota kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan RN berupa 450 (empat ratus lima puluh) butir obat Trihexyphenidil terdiri 45 (empat puluh lima) tik masing-masing tik berisi 10 (sepuluh) butir,  1 (satu) buah kaleng bekas Khong Guan,  1 (satu) buah hp Samsung warna putih,  20 (dua puluh) butir obat Trihexyphenidil disita dari saksi RARN.

Sampai saat ini tersangka RN ditahan di rumah tahanan Polres Banyuwangi guna menjalani serangkaian proses penyidikan.

“Penyidik saat ini sedang melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa para saksi, memeriksa terlapor sebagai tersangka, mengirim barang bukti ke laboratorium forensik cabang Surabaya, berkoordinasi dengan JPU dan kami juga melakukan pendalaman guna mencari kemungkinan adanya keterlibatan daripada pelaku lain dalam perkara ini,” lajut AKP Muh Indra Nadjib SIK

“Dalam perkara ini, kepada tersangka RN kami sangkakan telah melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 sub pasal 196 Undang Undang Republik Indonesia Nomor  36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas AKP Muh Indra Nadjib SIK.

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password