Meredam Aksi Lempar Batu Susulan, AIPTU IBRAHIM Polres Polman Lakukan Mediasi

tribratanews.polri.go.id – polda sulbar, Bertempat di Dusun Lemo baru Desa Kuajang Kec. Binuang Kab. Polman telah dilaksanakan mediasi terkait kejadian bentrok / aksi saling lempar batu antara anak pesantren Al-Wasilah Lemo dengan anak penduduk asli setempat yang terjadi beberapa waktu lalu. Rabu 11 Oktober 2017 Pukul 20.30 s/d 23.00 wita.


Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Kuajang H.MUHAMMAD.S, Ketua BPD Desa Kuajang ISMAIL,ST., Penyuluh Agama ARIFIN S.Ag., Pembina Pesantren Ustad TAJUDDIN,S.Ag., Kanit Binmas AIPTU IBRAHIM, Kanit Intel BRIPKA ABDUL RASYID LATIF, SH., Bhabinkamtibmas BRIPKA ASLIMIN, Kadus Lemo Baru ASMAR, Tokoh Agama, Tokoh Pendidik, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, para orang tua dan anak-anaknya serta para santri pesantren Al Wasilah Lemo yg berjumlah sekitar 100 org.  Mediasi tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang selama ini sudah sering terjadi sekaligus mencari solusi secara kekeluargaan demi terwujudnya kehidupan yang harmonis dilingkungan pesantren maupun masyarakat sekitar.

Adapun kesepakatan dalam mediasi tersebut adalah Kedua pihak sepakat untuk berdamai dan menganggap permasalahan ini dinyatakan selesai dan diharapkan kedepannya tidak terulang lagi. Kedua pihak menyadari dan akan instrospeksi diri serta melakukan pembinaan kepada anak-anaknya baik dilingkungan keluarga maupun di pesantren. Berharap agar tidak ada intimidasi terkait proses pembinaan dalam pesantren dan tadak serta merta membawa permasalahan dari luar ke dalam lingkungan pesantren begitupun sebaliknya. Pemerintah Desa bersedia menganggarkan kegiatan anak muda dengan memanfaatkan fasilitas olahraga, kegiatan sosial yang melibatkan kedua kelompok tersebut seperti pengajian bersama yang akan rutin dilaksanakan di mesjid dan pesantren. Akan mengaktifkan kembali siskamling / ronda untuk mengawasi anak muda yang keluyuran tengah malam sekaligus mengantisipasi pencurian. Mengharapkan pengawasan dari pihak kepolisian agar rutin melakukan patroli khususnya pada malam hari dan apabila memungkinkan untuk melakukan penyuluhan hukum kepada anak-anak di Dusun Lemo termasuk santri pesantren tersebut.

Penulis : Indra Reskiawan

Editor  : Alfian

Publish: Triyono Abidin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password