Polda Sulteng Mengapresiasi Aksi 25.000 Mahasiswa Se-sulteng Deklarasi Lawan Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng – (10/10/17)- Sebanyak 25.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Sulawesi Tengah akan terlibat dalam deklarasi aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme di Universitas Tadulako 28 Oktober 2017.

Panitia pengarah aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme Prof Dr H Zainal Abidin MAg mengemukakan semua perguruan tinggi di Sulawesi Tengah sepakat untuk deklarasi lawan radikalisme.

“Ia semua perguruan tinggi sepakat untuk deklarasi aksi kebangsaan lawan radikalisme. Kesepakatan itu mengemuka dalam rapat yang berlangsung di Rektorat Untad Palu, Senin 9/10,” ungkap Prof Zainal Abidin MAg usai rapat bersama perguruan tinggi se-Sulteng di Untad, Senin.

Rektor IAIN Palu ini menyebut kesepakatan para pimpinan perguruan tinggi dalam rapat tersebut merupakan komitmen kebangsaan yang sangat teguh.

Tokoh pembaharuan dalam Islam ini mengatakan aksi kebangsaan ini akan lebih bersifat akademik, karena melibatka mahasiswa dan mahasiswa-lah yang akan mendeklarasi.

Ketua MUI Palu ini mengatakan aksi kebangsaan melawan radikalisme akan di ikuti 4,5 juta mahasiswa di 34 provinsi yang di gelar serentak pada tanggal 28 Oktober 2017.

Terkait hal itu Rektor Untad Prof M Basir Cyio mendukung sepenuhnya pelaksanaan aksi kebangsaan tersebut yang menargetkan 25.000 mahasiswa.

“Saya akan berupaya untuk membantu dan menyukseskan komitmen kebangsaan ini, serta akan menyediakan fasilitas dan sarana yang dimiliki Untad untuk di gunakan dalam deklarasi tersebut,” sebutnya.

Prof Basir Cyio juga meminta panitia untuk turut serta melibatkan Gubernur Sulteng Drs Longki Djanggola MSI, Kapolda Sulteng, Danrem 132 Tadulako dan muspida lainnya.

Universitas Tadulako di percayakan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme melibatkan 25.000 mahasiswa.

Ditempat yang berbeda kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto M.Si sangat mengapresiasi kegiatan  tersebut. Ini merupakan momentum yang bertujuan agar pemuda-pemudi kita tidak mudah terpengaruh dengan yang namanya intoleransi dan radikalisme  yang belakangan ini marak digunakan  oknum masyarakat yang ingin merusak tatanan negara ini.

Dalam deklarasi mahasiswa ini bertujuan untuk menolak segala kegiatan  yang dapat menggangu keutuhan  dan kesatuan bangsa ini, mereka sepakat untuk mendukung kedaulatan NKRI Pancasila sebagai pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara. “ungkapnya.

Penulis      : Tim
Editor        : Alfian Nurnas
Publish      : Abdi.s

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password