Turut Berduka Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Bontoala Melayat Kerumah Ketua RT yang Meninggal Dunia

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Sebagai ungkapan empati dan turut merasakan duka mendalam yang dialami Almarhum Abd. Rahim Dg. Nai maka Bhabinkamtibmas Polsek Bontoala Bripka Nur Ichsan melayat kerumah duka RT 1 RW 3 Kelurahan Bontoala Parang, Kecamatan Bontoala Makassar, Selasa (10/10/17).

Almarhum Abd. Rahim Dg. Nai adalah ketua RT 1 yang meninggal dunia pada hari ini Selasa (10/10) sekira pukul 03.00 Wita karena sakit. rencananya jenazah akan dikebumikan setelah sholat ashar sebentar.

Bhabinkamtibmas Bripka Nur Ichsan turut mendoakan almarhum sebelum dibawa ketempat peristirahatannya yang terkahir dan meminta kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Bripka Nur Ichsan mengatakan bahwa almarhum semasa hidupnya sering membantu pekerjaannya dalam hal harkamtibmas dan pemecahan masalah sosial di Kelurahan Bontoala Parang.

“Saya mewakili bapak Kapolsek Bontoala (Kompol Rafiuddin) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah beliau diterima disisinya,” kata Ichsan.

Apa yang dialami oleh Almarhum Abd. Rahim Dg. Nai merupakan bukti bahwa kematian itu akan datang tak bisa dihindari, tidak mungkin ada yang bisa lari darinya. Namun seribu sayang, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.

Kata Umar bin Abdul Aziz, “Aku tidaklah pernah melihat suatu yang yakin kecuali keyakinan akan kematian. Namun sangat disayangkan, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.” (Tafsir Al Qurthubi)

Ingatlah tak mungkin seorang pun lari dari kematian,

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumuah: 8).

Harus diyakini kematian tak bisa dihindari,

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa: 78).

Semua pun tahu tidak ada manusia yang kekal abadi,

“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).” (QS. Al Anbiya: 34).

Yang pasti Allah yang kekal abadi,

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar Rahman: 26-27).

Lalu setiap jiwa pasti akan merasakan kematian,

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan ayat-ayat di atas adalah setiap orang pasti akan merasakan kematian. Tidak ada seseorang yang bisa selamat dari kematian, baik ia berusaha lari darinya ataukah tidak. Karena setiap orang sudah punya ajal yang pasti.” (Tafsir Al Quran Al Azhim, 3: 163).

Jadilah mukmin yang cerdas,

Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani)

Penulis : Rosdiana

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password