Sebar Ujian Kebencian Kepada Presiden, Pemuda di Pasuruan Diciduk Direskrimsus Polda Jawa Timur

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur,Subdit II Perbankan, Unit  IV  Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Jatim, yang dikomandani oleh AKBP Festo Ari Permana berhasil menangkap  tindak pidana menyebarkan berita  Sara melalui sistem elektronik, yakni dengan cara melakukan postingan konten negatif dan ujaran kebencian (hate speech) melalui media sosial instagram.

Aksi itu dilakukan  di Jalan Layur RT 5 / RW 1 Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kasus ini melibatkan tersangka berinisial Mahb (21)  swasta yang berdimisili di Jalan Layur, Gempeng, Bangil, Pasuruan. Untuk melakukan penyidikan, penyidik melibatkan tiga saksi ahli.

Modus operandi  sejak 20 Juli 2017 sampai 24 September 2017 terdangka Mahb berulang kali melakukan postingan konten negatif dan ujaran kebencian (hate speech) melalui media sosial Instagram dengana nama akun Haidar_bsa, dengan jumlah pengikut (follower) sebanyak 7078.

Melalui akun Instagram pribadinya Haidar_bsa memposting meme denga caption yang bermuatan Sara, menyasar suatu suku, ras, maupun agama tertentu, penghinaan terhadap Presiden dan pejabat Negara serta beragam konten hoax.

Kronologi Kejadian, Kamis, 20 Juli 2017 tersangka mulai melakukan postingan konten negative dan hate speech. Tersangka berulangkali mengirim meme dengan caption yang bermuatan Sara, menyasar suatu suku, ras, maupun agama tertentu, penghinaan terhadap Presiden dan pejabat Negara  serta beragam  konten hoax.

Kemudian 5 September 2017, polisi menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pontingan gambar atau foto yang bersifat Sara  dan penghinaan terhadap pejabat negara melalui akun instagram Haidar_bsa dan selanjutnya polisi dan tim melakukan penelusuran sekaligus analisa guna mengetahui pemilik akun tersebut.

Akhirnya penyelidikan berhasil mengetahui pemilik akun dan saat itu juga dilalukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Layur RT 5 / RW 1, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Pasuruan. Sedang barang bukti yang disita berupa HP Iphone 7 plus yang dugunakan untuk memposting via Instagram tersebut dan satu bendel screen shoti akun Instagram atas nama profil Haidar_bsa.

Perbuatan tersangka dijerat pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang  perubahan atas UU RI  No 11 tahun 2008  tentang informasi dan transaksi elektronik, pasal 207 KUHP dan pasal 208 KUHP.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera kepada waratwan di Mapolda Jatim, Senin (9/10/2017).

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password