Dirlantas Polda Bali Hadiri Rapat Sosialisasi Pembangunan Underpass

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali,  Pembangunan underpass di bundaran patung Ngurah Rai, Tuban, Badung dapat dipastikan akan mulai dikerjakan dari tanggal 17 Oktober 2017 hingga Agustus 2018. Dampak yang ditimbulkan dari proyek ini adalah kemacetan lalu lintas. Selain karena tingginya volume kendaraaan di simpang bundaran patung Ngurah Rai, jalur ini merupakan satu-satunya akses menuju Bandara International Ngurah Rai dan menuju obyek wisata Nusa Dua, Uluwatu dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Akibatnya masyarakat akan menunjuk dan memberikan beban berat itu kepada polisi terutama jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Bali. Mengantisipasi terjadinya hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, S.H., S.I.K. mengikuti rapat sosialisasi pembangunan underpass di Gedung Serbaguna LPD Desa Pekraman Tuban, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 10.30 Wita.

Selain Dirlantas Polda Bali, turut hadir dalam sosialisasi tersebut yaitu Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali, Kapolsek Kuta, Kasat Lantas Polresta Denpasar, Danramil Kuta, Dinas PU, Pelaksana Proyek dan Kominfo Badung. Lokasi proyek yang berdekatan dengan pemukiman penduduk dan tempat ibadah, kegiatan sosialisasi ini pun mengundang H. Arif selaku tokoh masyarakat Kampung Bugis, H. Hanaf dari Masjid Agung Asasutagwa, Suwito dari Masjid Al-Azhar dan Wakil Bendesa Adat Tuban, I Ketut Lenen.

Pihak Bina Marga, I Made Mardita menyampaikan sosialisasi ini digelar untuk mendapat kajian dan masukan dari berbagai pihak sebelum proyek underpass berjalan. Sedangkan untuk pengalihan arus lalu lintas, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Ditlantas Polda Bali dan Dinas Perhubungan.

Sementara Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, S.H., S.I.K. mengaku sudah mendapat banyak masukan dari masyarakat tentang masalah yang ditimbulkan dari proyek ini. Apapun yang terjadi nantinya, Ditlantas akan terus berupaya mencari solusi dan alternatif lainnya agar proyek bisa berjalan dan lalu lintas tetap lancar. Bahkan pihaknya mengaku sudah melakukan rapat internal, membahas pergelaran dan penempatan personel untuk mengatur lalu lintas.

Diharapkan melalui sosialisasi ini, akan dapat mengidentifikasi setiap permasalahan yang akan akan terjadi. Kemudian dibahas bersama-sama untuk mencari solusi terbaik, begitu proyek sudah berjalan semua pihak sudah bisa menerima dan memberikan dukungan.

“Proyek underpass ini adalah proyek pemerintah, maka harus didukung dan disukseskan. Kami minta kepada masyarakat Bali agar turut berpartisifasi dengan memberikan dukungan dan kerjasamanya, sehingga proyek berjalan lancar,” ujar mantan Kabid Propam Polda Bali ini.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Alfin

Publish : Christian Udayana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password