Saling Ejek Oknum Warga Lembeh Selatan di Medsos, Berbuntut Penganiayaan

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Disaat masyarakat antusias melaksanakan Festival Pesona Selat Lembeh, ternyata di salah satu Kelurahan di Kecamatan Lembeh Selatan telah terjadi tindak pidana penganiayaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada pada hari Jumat (6.10/2017) sekira pukul 13.30 wita. Tiga anggota keluarga masing-masing ayah AT alias Abner (36), Isteri RM alias Rista (34) dan anak MT alias Megi (16) melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap perempuan bernama Merlin (25), seorang ibu rumah tangga waerga Kecamatan Lembeh Selatan.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat korban hendak ke rumah Oma Adrence Ganap dengan maksud ingin menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara korban dan pelaku perempuan MT alias Megy.

Namun dalam perjalanan, korban bertemu dengan lelaki AT, ayah Megy, yang sedang mengendarai kendaraan roda dua, lalu korban memberhentikannya.

Saat itu korban mengatakan “Tolong tegur anakmu Megy”, lalu dijawab “Tidak usah kamu urus anak saya, kami tidak minta makan sama kamu”.

Saat itu terjadi cekcok antara keduanya, hingga lelaki AT emosi lalu turun dari kendaraannya dan langsung menarik kaos korban sambil menampar pipi selanjuntnya pergi meninggalkan korban.

Berselang sekira 10 menit, datanglah perempuan RM dan MT alias Megy. Mereka secara bersamaan langsung menyerang korban dengan menjambak, menarik dan mencakar wajah dan dada korban.

Melihat keadaan tersebut, seorang perempuan Nur Uyun berteriak minta tolong dan datang beberapa orang meleraikan kejadian tersebut.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka cakar pada bagian wajah sebelah kiri, dada, mulut dan mata sebelah kanan luka dan memar, serta baju bagian leher robek.

Peristiwa yang menimpa korban dan masih memiliki hubungan keluarga dengan para pelaku ini dibenarkan Kasubag Humas Polres Bitung AKP Idris Musa.

“Kasusnya dalam penanganan Unit Reskrim Kepolisian Sektor Lembeh Selatan,” ujarnya. Adapun penyebab terjadinya tindak pidana penganiayaan tersebut karena saling mengejek atau menghina antara perempuan antara korban dan Megy melalui media sosial,” pungkas Kasubag Humas.

Penulis: Humas Polres Bitung
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password