Tangkap Dua Kurir Narkoba, Polrestabes Makassar Amankan 500 Gram Ganja

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim Elang Sat Narkoba Polrestabes Makassar berhasil meringkus dua lelaki yang diduga sebagai kurir narkoba, Kamis (05/10/17). Keduanya tercatat masih aktif sebagai mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di Makassar.

Kedua pelaku berinisial AI (21) dan AS (21), tertangkap tangan membawa ganja yang masih terbungkus dengan bungkusan paket baju yang baru saja diambil di salah satu tempat pengiriman barang.

Artikel, Tangkap Dua Kurir Narkoba, Polrestabes Makassar Amankan 500 Gram Ganja1

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, S.Ik mengatakan kedua lelaki tersebut adalah salah satu mahasiswa yang masih tercatat di Universitas di Makassar yang menjadi kurir ganja yang berhasil diamankan oleh Tim Elang Sat Narkoba Polrestabes Makassar.

Sekitar pukul 22.35 wita, Tim Elang mendapat informasi dari seorang warga kemudian pada pukul 22.45 Tim Elang Sat Narkoba Polrestabes Makassar yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polrestabes Makassar melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan dua orang lelaki  beserta barang bukti satu bungkus paket baju berisi ganja 500 gram dan satu lembar resi pengiriman di Jl. Monumen Emysaelan kecamatan Rappocini Kota Makassar.

Perlu diketahui bahwa Ganja (cannabis) merupakan obat depresan yang dibuat dari daun cannabis zat yang ditemukan di dalam ganja adalah THC (delta 9 tetrahidrokanibinol) zat tersebut merupakan salah satu dari 400 zat kimia yang ditemukan di dalam ganja dan zat tersebut dapat menyebabkan efek perubahan suasana hati. Ganja disebut juga sebagai obat depresan karena ganja dapat mempengaruhi sistem saraf dengan cara membuat lambat sistem saraf.

Penyalahgunaan pemakaian ganja sering dilakukan kalangan muda, biasanya mereka menggunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri. Orang yang menggunakan ganja tidak dapat mengendalikan tertawa dan suka berbicara melantur, dalam kondisi sadar efek dari ganja dapat menyebabkan orang yang mengkonsumsinya memiliki ketakutan berlebih, mengigau, kesedihan.

Kemungkinan yang lebih buruk adalah bagi mereka yang tidak sengaja mencoba merokok ganja akan sering menjadi penghisap heroin atau morfin sekaligus, kemudian mereka akan terjerumus menjadi pecandu heroin atau morfin.

Adanya penelitian tentang ganja dan kesehatan jiwa menyebutkan 40 persen dapat meningkatkan risiko timbulnya sakit jiwa dengan menggunakan narkoba, para dokter menghimbau kepada pihak-pihak yang berwenang untuk masalah kesehatan, agar mengingatkan kepada kaum muda tentang bahaya ganja terhadap pikiran. Kesimpulan tersebut didasarkan pada 35 penelitian yang meneliti khayalan, frekwensi sizofrenia, halusinasi, sakit kejiwaan dan kekacauan pikiran yang dialami para pemakai ganja.

Adapun efek yang diderita pengguna ganja adalah,

1.Kehilangan kendali
Salah satu efek ganja yang sangat dikenal di masyarakat luas ialah ganja bisa menyebabkan seseorang hilang kendali, menyebabkan Halusinasi ,Amnesia, peningkatan sensasi, eurofia. Oleh karena itu bahan obat-obatan ini di ilegalkan di negara kita, karena tentu sangat berbahaya apalagi yang biasanya mengkonsumsi narkotika ini ialah kaum muda yang merupakan harapan bangsa kedepannya.

2.Masalah paru-paru

Pengguna ganja biasanya memiliki masalah paru-paru terutama pernapasan, dengan mengkonsumsi ganja 3-4 puntung ganja sama bahayanya dengan mengkonsumsi rokok 20 puntung. Selain masalah pernapasan akan muncul berbagai masalah lain pada paru-paru. Bahkan ganja lebih beresiko menyebabkan ganguan paru-paru dibanding rokok di lansir Steadyhealth.

3.Kecanduan

Ganja memiliki kadar bahan adiktif sehingga dapat menyebabkan ketergantungan dan yang berbahaya ialah pengguna ganja dari hari kehari akan mengkonsumsi ganja lebih banyak karena ketergantungan, oleh karena itu dapat menyebabkan berbagai efek negatif hingga overdosis.

4.Sakit jiwa

Efek yang satu ini merupakan lanjutan dari efek sebelumnya yaitu kehilangan kendali, akibat penggunaan ganja yang berlebihan efek ini akan muncul. Si penggunga makin lama akan kehilangan kendali atas dirinya pada suatu saat si pengguna akan benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya dan mengalami gangguan jiwa.

5.Menganggu sistem produksi

Melalui proses penelitian diketahui bahwa ganja membuat hormon testosterone oleh karena itu dapat mengurangi jumlah sperma, dan dampak selanjtnya ialah menurunnya vitalitas pria atau bisa juga mandul.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password