“BREM Kamtibmas” untuk Warga dari Kapolres Madiun

14 jan brem1
Kapolres Madiun AKBP I Made Agus P, S.I.K., M.Hum

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jatim Kapolres Madiun AKBP I Made Agus mengadakan kegiatan blusukan dalam bentuk dialog interaktif “BREM Kamtibmas” (Bhayangkara Responsif Empati dan Modern) dengan warga masyarakat Kec. Kebonsari Kab. Madiun dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang ada di wilayahnya (13/1/2017).

Kegiatan yang diusung Kapolres Madiun untuk mendukung Program Prioritas Kapolri (PROMOTER) pada poin ke delapan yaitu Pembangunan Kesadaran Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kamtibmas, kegiatan ini juga untuk menampung keluhan dan aspirasi masyarakat tentang pelayanan-pelayanan Kepolisian.

BREM Kamtibmas kali ini diadakan di Rumah Bapak Suryadi Kades Krandegan, Kec. Kebonsari Kab. Madiun (19:30 wib). Kapolres Madiun AKBP I Made Agus P, S.I.K., M.Hum. bersama Pejabat Utama Polres Madiun langsung bertatap muka sambil minum kopi bersama dengan Muspika Kec. Kebonsari, Tiga Pilar Plus (Kades, Bhabinkamtibmas, Babinsa),  para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kec. Kebonsari.

14 jan camat bremCamat Kebonsari Supriyadi dalam sambutannya mengatakan “Sangat senang dengan program BREM Kamtibmas, selama dinas jadi camat baru kali ini menjumpai Kapolres mau silaturrahmi tingkat kecamatan bersama 3 Pilar Plus, sehingga dapat menyerap langsung semua dinamika yang ada dimasyarakat sampai tingkat bawah”.

Kapolres Madiun juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Muspika dan Tokoh-tokoh masyarakat yang hadir dalam acara ini dengan sangat antusias. Maksud forum ini untuk silaturahmi dan menyerap segala info saran dan masukan dalam wujudkan kamtibmas untuk menghadapi masalah sosial, konflik, yang dapat memecah belah bangsa, dan bijak dalam menanggapi isu-isu berita di media Sosial.

Polri dan Masyarakat harus bersatu melawan segala bentuk tindak kriminalitas diantaranya peredaran Narkoba dan Miras. Dengan adanya tiga pilar plus diharapkan setiap permasalahan sekecil apapun di tingkat Desa agar dapat diselesaikan dikarenakan sanksi sosial lebih efektif daripada penindakan Hukum, imbuh I Made Agus. (umam/mdn)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password