Berusaha Melawan, BNN Jawa Timur Tembak Mati Pengedar Dan Amankan 2,5 Kg Sabu

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat lebih dari 2,5 kilogram sabu. Dari kasus ini tiga orang diamankan, masing masing dua perempuan inisial LT (31) dan RN (34), serta tiga laki laki inisial MP (54), MT (32) dan CP (25).

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Fatkhur Rahman menjelaskan, kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan dua tersangka atas nama inisial LT dan RN. Petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumah kontrakannya, dan didapati tiga tersangka lain atas nama inisial MP, MT, dan CP.

Kepada petugas, RN mengaku barang tersebut dipasok dari salah satu gudang yang ada di daerah Rungkut. Guna membuktikan keterangan tersangka, petugas kemudian menggelandang tersangka menuju ke daerah Rungkut. Namun sayangnya dalam perjalanan tersangka berusaha kabur dan tidak mengindahkan peringatan petugas, hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.

“Belum sampai ke TKP tujuan, yang bersangkutan melarikan diri, mau ditangkap bahkan melawan petugas. Nah saat itulah yang bersangkutan kami lumpuhkan, ternyata mengenai bagian yang mematikan, sehingga yang bersangkutan meninggal dunia,” katanya, Rabu (4/10/2017).

Dalam penggeledahan ditempat kontrakan tersangka, petugas mendapatkan barang bukti lima bungkus plastik berisi narkoba jenis sabu dengan berat total sekitar 504, 75 gram atau setengah kilogram didalam jok sepeda motor Yamaha Aerox.

Setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, petugas juga menemukan satu kardus berisi 20 bungkus plastik berisi narkoba jenis sabu seberat 2.019 gram atau 2 kilogram, dalam jok sepeda motor Honda vario.”Barang buktinya ada 2500 gram lebih,” tambahnya.

Mereka merupakan para pengedar narkoba jaringan Surabaya dan Jakarta. Berdasarkan penyelidikan petugas, sementara tidak ditemukan keterkaitan para pelaku dengan orang orang dalam Lapas.

 Untuk di Surabaya, mereka diduga memiliki tiga lokasi penyimpanan, yakni Rungkut, Mojawar dan Banyu Urip.”Rencana akan didistrubusikan untuk Jawa Timur, Surabaya, Malang dan sekitarnya,” imbuhnya.

Rupanya para pelaku bukan pemain baru, petugas telah menjadikan mereka sebagai Target Operasi (TO) selama kurang lebih 3 tahun terakhir. Bahkan dari catatan BNNP, jaringan ini masuk dalam 100 jaringan pengedar narkoba yang beroperasi di Jawa Timur.

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password