Kajati Jawa Timur : “Karena Ini Eksekusi Mati Tertunda,”

kajati jawa timur

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur, Terungkap sudah alasan lamanya proses eksekusi mati bagi terpidana hukuman mati. Biaya yang cukup tinggi, membuat pihak Kejaksaan tidak segera melakukan eksekusi, jika terpidana telah divonis hukuman mati.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Maruli Hutagalung mengakui, biaya yang dikeluarkan oleh Kejaksaan untuk mengeksekusi mati satu terpidana saja, pihaknya harus menyiapkan uang hingga Rp 250 juta. Untuk itu, pelaksanaan hukuman mati, menunggu cukup lama, lantaran terbentur biaya.

“Dikira hukuman mati itu pelaksanannya free free aja? semua tanggungan Kejaksaan, pengamanannya, segala macemnya. Jadi memang sangat besar, jadi memang itu diperhitungkan juga,” ujarnya, Rabu (4/10/2017).

Dengan mempertimbangkan besarnya biaya eksekusi mati, kini pihak Kejaksaan akhir akhir ini lebih memilih menuntut hukuman seumur hidup untuk ancaman hukuman maksimal terhadap terdakwa.

“Ya seumur hidup kan saya kira tidak lah (biaya besar), kan cuma makan saja dia disitu. Tapi kalau hukuman mati, satu orang saja itu biayanya bisa mencapai 250 juta,” lanjutnya.

Menurut Kajati, tuntutan hukuman seumur hidup juga memberikan kesempatan bagi narapidana untuk memperbaiki diri. Selamanya berada dalam penjara, dikatakannya sudah cukup untuk memberikan penderitaan bagi pelaku kejahatan.

“Saya kira yang pantas ya seumur hidup, seumur hidup dia juga menderita kan? Siapa tahu disini dia juga bertaubat kan? Kalau hukuman mati pelaksanannya juga belakangan, Kejaksaan bisa melaksakan, tapi belum bisa dilaksanakan karena biaya,” tandas Maruli Hutagalung

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password