Asops Kapolri: Jika Gunung Agung Meletus, Upayakan Tidak Ada Korban Jiwa

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali,  Penanganan status awas Gunung Agung mendapat perhatian serius dari jajaran Polri. Bahkan sejak tanggal 2 Oktober 2017, Polda Bali sudah menggelar Operasi Aman Nusa II Tahun 2017 untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas Gunung Agung yang saat ini sudah berada di level empat.

Dalam rangka kegiatan supervisi dan asistensi penanggulangan bencana erupsi Gunung Agung, Asops Kapolri Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. mengunjungi Pos Utama Aman Nusa II yang berada di Desa Yeh Malet, Manggis, Karangasem, Selasa (3/10/2017). Tiba di Posko, Asops Kapolri langsung menggelar rapat intern dengan Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si., Pejabat Utama Polda Bali, Kapolres Karangasem, Bangli, Buleleng dan Klungkung.

Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya dalam paparannya menyampaikan tentang pemasalahan atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Ops Aman Nusa II. Kemudian, memaparkan tentang situasi terkini Gunung Agung dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Karangasem.

Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polda Bali yang telah mengantisipasi peningkatan aktivitas Gunung Agung dengan Operasi Aman Nusa II yang sudah dari awal berjalan dengan maksimal. Diharapkan, jika terjadi erupsi yang besar diusahakan agar tidak ada korban jiwa.

“Perintah Kapolri ke saya, peningkatan aktivitas Gunung Agung ini menjadi atensi Presiden, dimana Presiden meminta agar tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Saya selaku Asops Kapolri agar mengkoordinir unsur Polri dalam penanganan bencana alam ini,” ucapnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini meminta kepada Karo Ops Polda Bali untuk mendatakan sarana prasarana yang diperlukan agar pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan baik. Jika di Polda Bali tidak dapat menindaklanjuti kebutuhan sarana prasarana yang diperlukan, maka akan di back up oleh Mabes Polri.

“Koordinasikan dengan instansi BNPB, TNI dan Pemerintah Daerah untuk mengetahui permasalahan dan kekurangan yang ada. Misalnya, disini masih kurang kendaraaan truk, kapal Polair dan helikopter, maka kita akan berusaha membantu dengan mendatangkannya,” terangnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan bahwa pemerintah di Kabupaten Karangasem sudah lumpuh, saat ini hanya Polri yang masih bertahan. Pengamanan dan patroli ke pemukiman warga harus terus dilaksanakan oleh Polri, untuk mencegah adanya orang yang memanfaatkan situasi untuk melakukan kejahatan.

“Pengamanan dan patroli harus tetap ada. Maksimalkan kehadiran Polri saat terjadi bencana dengan mengutamakan keselamatan. Polisi digaji untuk melayani masyarakat dalam situasi apapun,” tegas Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H.

Diakhir arahannya Asops Kapolri meminta kepada Bidang Humas Polda Bali untuk menyampaikan secara rutin tentang perkembangan situasi terkini Gunung Agung kepada masyarakat dengan memvisualisasikan keadaaan Kabupaten Karangasem. Selain itu, Bidhumas Polda Bali juga diminta untuk memberikan informasi yang benar setiap peristiwa yang ada terjadi.

“Humas harus memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bingung atas penyebaran informasi yang ada media sosial. Sampaikan kepada publik bahwa Polri setiap saat ada ditengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun,” tutupnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Alfian

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password