Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Di Media Sosial Gunakan Akun (JG)

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jay,Walaupun telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian, namun Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya belum melakukan penahanan terhadap aktivis media sosial (JR) Atau (UG) alias (JG)

“Iya (JR) tersangka. (Tapi) belum (ditahan), masih di Krimsus dan masih diperiksa,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya,Jumat (29/9/2017).

Pihaknya belum menahan penggiat media sosial itu lantaran masih diperiksa penyidik kepolisian. “Kan kita punya waktu 1×24 jam buat memastikan,” Ucap Kombes Pol Adi Deriyan

Ditanyakan soal postingannya di media sosial yang membuat dia dilaporkan ke polisi. Sebab, postingan itulah yang dirasa pelapor mengandung ujaran kebencian yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat.Beliau banyak bikin posting, nah posting itu kita tanyakan. Tapi beliau mengakui itu postingan buatan dia,” kata Kombes Pol Adi Deriyan

Seperti di beritakan sebelumnya pemilik akun (JG) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian. Laporan itu terkait unggahan (JG) di media sosial yang dianggap menghina Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

(JG) dilaporkan oleh seorang warga bernama Muanas Alaidid gara-gara melalui akun Facebooknya, (JG) mempertanyakan asal-usul Jokowi. (JG) menyebut Jokowi satu-satunya Presiden Indonesia yang belum jelas orang tuanya.

Penulis: Adhy PMJ
Editor: Alfian
Publish: Adhy PMJ

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password