Setiap Beraksi, Komplotan Pelaku Curanmor di Bandar Lampung ini Selalu Bawa Senpi

Bandar Lampung – Walau masih remaja, tiga tersangka curanmor yang diringkus gabungan Tekab 308 Polresta Bandar Lampung, Polsek Kedaton dan Polsek Tanjung Karang Timur tergolong nekat. Tiap beraksi, senjata api rakitan (senpira) sudah pasti dibawa.

“Mereka satu komplotan. Senpira pasti pakai. Ada dua yang pasti dibawa. Salah satunya bisa kami sita. Ini dia, tapi ini ternyata senpira mainan yang dipakai buat menakut-nakuti warga sekitar atau korban saat aksi mereka ketahuan, ” kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono, S.Ik., M.Si sambil menunjuk senpira yang dimaksud saat ekspos penindakan kasus curanmor tersebut di Mapolresta, Kamis 28 September 2017.

IMG-20170928-WA0184_1506598543533Sementara satu senpira lagi dipakai jika usaha menakut-nakuti tersebut gagal. Tiga peluru aktif melekat pada senpira tersebut. Siap dipakai kapan saja perlu. Saat ini, senpira tersebut dipegang WY yang sedang diburu Tekab 308 Polresta Bandar Lampung.

“Seluruh tersangka diringkus Selasa, 26 September 2017 sekitar empat jam usai beraksi diwilayah hukum Polsek Kedaton. Mereka berpencar, akhirnya ditangkap diperbatasan Bandar Lampung saat berusaha membawa motor curian ke Lampung Timur, ” lanjut Murbani yang didampingi Kasatreskrim Kompol Harto Agung, Kapolsek Kedaton Kompol Bismark dan Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Fani Indrawan.

Perlu sedikit usaha ekstra saat hendak meringkus. Saat dijaring, mereka masih berusaha kabur. Lalu saat mengetahui sudah dikepung rapat, malah melakukan perlawanan aktif dengan menabrak anggota dengan motor. Akhirnya tembakan dikaki melumpuhkan para tersangka sesudah tembakan peringatan tidak membawa hasil. (*)

Penulis : Tim
Editor   : Alfian Nur
Publish : Yudi ZLD

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password