Melalui Kampung ATM, Kapolres Jayapura Kota Tatap Muka dengan Warga

Tribratanews.polri.go.id-Polda Papua, Polres Jayapura Kota.- Bertempat di Balai Kantor Kampung Kayu Batu Distrik Jayapura Utara telah berlangsung kegiatan tatap muka Kepolisian Resor Jayapura Kota dengan warga  kampung Kayu Batu tentang pelaksanaan Program “KAMPUNG ATM” (Komunikasi Aktif Membangun Peradaban Utama Nilai Gotong royong Aman Tentram Mandiri).Rabu, 27/09/ pukul 10.00 wit pagi

Kegiatan itu sendiri dihadiri oleh Kapolres Jayapura Kota Akbp Marison Tober H.Sirait, SIK,MH, Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Elisabet O. Derione, Kepala suku kamp. Kayu batu Bpk. Nikolas Puy, Para RT dan warga setempat sekitar 50 orang.

“Kapolres Jayapura Kota dalam sambutannya menyampaikan gambaran Kamtibmas di Kota Jayapura yang relatif Aman bukan berarti tidak ada kejahatan. Aman artinya Masyarakat bebas beraktivitas, bepergian di siang dan malam hari namun Kejahatan yang masih ada yaitu kasus pembunuhan, pemerkosaan, Pencurian dan lain sebagainya, begitulah gambaran kehidupan disebuah kota yang semakin banyak masyarakatnya tentu banyak pula kepentingannya, akibatnya tidak dapat mencukupi kebutuhannya sehingga segala cara digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Ungkap Kapolres

“Kapolresta menambahkan bahwa Kita harus bangga hidup di Kota ini, karena diseluruh kota yang ada di Papua dan Papua barat kota Jayapura yang paling maju, karena ini pusat peradaban Papua, sehingga banyak kepentingan disini, sehingga diperlukan kerjasama Masyarakat dan Polri. Marilah kita secara bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan tidak terpengaruh terhadap Narkoba dan Minuman keras yang dapat mengganggu ketenteraman dan berpotensi merusak tubuh dan hubungan keluarga dan lingkungan. Karena yang menjadi korban Narkoba (ganja) dilakukan juga oleh anak-anak umur 13 tahun, 14 tahun sehingga merusak masa depannya.” Harap Kapolres

Beliau juga menekankan apabila ada pihak-pihak yang berupaya menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat maka Polri, dibantu oleh seluruh komponen masyarakat akan menindak tegas berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat selalu berharap dapat menikmati dan mendapatkan rasa aman dan bebas dari kejahatan, namun masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan POLRI untuk melindungi Diri dan lingkungan Masing – masing ditengah keterbatasan Rasio kebutuhan Anggota POLRI.

Untuk itu dalam rangka mengemban tugas yang sedemikian berat dengan Rasio terbatas, Maka POLRI secara sistematis harus mampu mengggandeng Masyarakat. Secara Struktural Tugas Penganyom, Perlindungan memang Adalah Bagian dari Tugas POLRI akan tetapi secara Fungsional Masyarakat berkewajiban menempatkan diri turut berpartisipasi bersinegri dengan Tugas – tugas POLISI.”Tegasnya

Pada kesempatan itu Kapolresta menjelaskan Program Kampung ATM ini diharapkan POLRI bersama – sama Masyarakat dapat menciptakan Situasi Kamtibmas yang kondusif dilingkungan tempat tinggalnya, sehingga Trend Ganggungan Kamtibmas yang selama ini dirasakan dapat ditekan dan berkurang.

Dengan adanya Program Kampung ATM Polres Jayapura Kota ini diharapkan :

  1. Meningkatkan Kualitas Komunikasi dan kedekatan Hubungan antara POLISI dengan Masyarakat.
  2. membentuk suatu interaksi yang setara dalam arti tidak ada kecanggungan dan terbatas oleh rentang birokrasi yang kaku sebagai mitra yang saling membutuhkan satu sama lain.
  3. Kapolres Jayapura Kota akan membentuk pembinaan kepada Warga asli papua untuk dipersiapkan mengikuti tes penerimaan Polri selama 4 bulan.

Ditekanjsn pula bahwa Kehadiran Kepolisian dilingkungan ini untuk menggali permasalahan – permasalah mendasar yang sering  terjadi di Masyarakat maka dari itu kehadiran Polisi sangat dibutuhkan.

Diselah-sela acara tersebut, ada pertanyaan dari RT 3 Elieser Arim bahwa Lingkungan kami disini sudah bisa Mandiri tetapi kami belum Aman dan tentram.

Bagaimana cara untuk mendapatkan suasana Aman dan tentram tersebut…?

Hal tersebut ditanggapi Kapolres Jayapura Kota yang intinya bahwa apabila masyarakat setiap melihat tindakan Kriminal laporkan kepada Bhabinkamtibmas, melalui SMS, Kami akan langsung tindak dan kami rahasiakan identitas pelapor.

Dilanjutkan pula penyampain Bpk. Jhon Sibi bahwa melihat pengaruh ganja yang sangat meresahkan masyarakat Kampung Kayu Batu kami mengharapkan agar dibuatkan Pos Polair di kampung kami untuk mencegah peredaran narkoba di Kampung Kami, saya minta agar pemuda Kampung Kayu batu diberi jatah untuk menjadi Anggota Polri.

Kapolres pun langsung menanggapi bahwa untuk pembentukan Pos Pol Air akan kami pertimbangkan dengan kekuatan Personil Kami, dan untuk soal rekrutmen dijelaskan bahwa Kapolres bukan pengambil kebijakan penerimaan Polri, tetapi kami akan bina para pemuda Putra daerah selesai 4 bulan sebelum tes penerimaan Polri, seperti pengalaman Waktu kami menjabat Kapolres Keerom kami bina 40 orang anak Ondo Afi, puji Tuhan 7 Orang, mereka lulus bukan karena anak Ondo, tetapi karena mereka lulus dan lolos, punya kapasitas dan kapabilitas, mereka lulus tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.

Selain itu Penyampaian  Ibu Oche Giete bahwa kami bangga dan senang karena dari keseluruhan sekolah yang ada di Kota ini Sekolah kami yaitu SMP N. 6 terpilih sebagai Sekolah layak Anak, tetapi yang saya sesali adalah anak- anak kami ijinnya sekolah tetapi mereka merokok bolos dari sekolah, Kami mengharapkan Pak Polisi pantau dan tangkap mereka serta beri mereka pembinaan, apabila anak saya tertangkap saya tidak akan marah. Kapolres juga menanggapi dan menegaskan bahwa akan perintahkan anggota mulai hari ini atau besok akan melaksanakan patroli dan menangkap Siswa dan Siswi yang bolos sekolah serta akan kami bina mereka.

Kemudian acara berahir dengan penyerahan Sembako Oleh Kapolres Jayapura Kota kepada para RT yang ada di Wilayah  Kampung Kayu batu Distrik Jayapura Utara.(*)

Penulis : J. Rumra/Roygen

Editor : Alfian Nur

Publish : Vickhy Merani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password