Operasi Sikat Semeru Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya Duduki Peringkat 1

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur,  Dalam Operasi Sikat Semeru 2017, Polda Jatim dan jajaran berhasil mengungkap 66 kasus yang merupakan Target Operasi (RO) dengan 85 tersangka, serta 491 kasus Non TO dengan tersangka sebanyak 489 orang.

Jumlah ini menurut Kabid Humas Polda Jatim – Kombes Pol Frans barung Mangera, mengalami kenaikan sebesar 10 persen untuk pengungkapan kasus, dan jumlah tersangka naik 11 persen, dibandingkan dengan Operasi yang sama pada tahun 2016 lalu.

“Pengungkapan mengalami peningkatan, begitu juga dengan hasil dari kejahatan itu sendiri,” jelas Kabid Humas kepada wartawan, Rabu (27/9/2017).

Kabid menambahkan, peningkatan tersebut wajar seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk disuatu wilayah tertentu, tidak hanya tingkat Kabupaten maupun Kota, bahkan di Negara manapun, menurutnya hal itu akan sama.

“Bahwa kejahatan itu adalah hasil dari demografi yang ada, semakin banyak jumlah penduduk itu memang rumus klasiknya juga akan semakin banyak kejahatan, karena berbagai kepentingan,” tambahnya.

Adapun jenis kejahatan yang menonjol dan meresahkan masyarakat antara lain, Curanmor 95 kasus dengan 88 tersangka, kemudian Pencurian dengan pemberatan (curat) 71 kasus dengan 91 tersangka.

“Yang kemarin dua orang yang ditembak itu oleh Polrestabes Surabaya termasuk jaringan Curat, pencurian dengan pemberatan,” terangnya.

Selain itu, dalam Operasi yang dilaksanakan selama 8 hari, sejak tanggal 18 – 25 September 2017 tersebut, polisi juga berhasil mengungkap kasus kepemilikan bahan peledak 2 kasus dengan 2 tersangka, senjata tajam 58 kasus dengan 57 tersangka, serta gendam 12 kasus dengan 7 tersangka.

“Gendam ini hiponotis, cara cara hipnotis yang digunakan. 12 kasus dengan 7 tersangka, inipun di ungkap 7 tersangka hasil hipnotis itu,” lanjutnya.

Polda Jatim juga merangking jumlah kasus yang berhasil diungkap oleh 39 Polres jajaran. Masing masing tiga tertinggi adalah yang pertama Polrestabes Surabaya jumlah ungkap kasus 74, dan 68 tersangka, yang kedua Polres Sidoarjo dengan 56 kasus, dan menangkap 50 tersangka, kemudian ketiga adalah Polres Malang yang mengungkap 41 kasus dan 44 tersangka.

“Bisa dilihat dari demografi, jumlah penduduk masing masing Kabupaten Kota yang ada di Jawa Timur. Memang Surabaya ini jumlah lebih besar (Penduduknya, red) dari Kabupaten Kabupaten lainnya atau Kota Kota lainnya, juga Sidoarjo dan Malang,” paparnya.

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password