Begini Cara Aiptu Indrawan Mediasi Sepasang Suami Istri yang Terlibat Pertengkaran

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Sebagai anggota Bhabinkamtibmas, selain bertugas untuk menyambangi warganya secara rutin yang dituntut memiliki kemampuan untuk mendeteksi gangguan kamtibmas serta melakukan pembinaan, penyuluhan akan keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat yang menjadi wilayah binaannya. Bhabinkamtibmas juga mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan warganya yang sedang berselisih paham antara suami istri.

Terbukti di kelurahan sambung jawa Polsek Mamajang Aiptu Indrawan yang menerima informasi tentang keributan suami istri penghuni di salah satu kost di Jl. Baji Passare langsung menanggapi dan menuju ke tempat kejadian untuk menyelesaikan keributan tersebut dengan cara problem solving.

Bertempat di Jl. Baji Passare No. 09 kelurahan sambung jawa, Kamis (21/09/17) sekitar pukul 19.00 wita, Bhabinkamtibmas Polsek Mamajang Aiptu Indrawan melaksanakan problem solving kepada warga binaannya yang sedang bertingkai yang mengaku sebagai suami istri.

Aiptu Indarawan mengatakan bahwa adanya kesalahpahaman terhadap kedua belah pihak yang tidak terbuka sehingga terjadi perselisihan.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas Polsek Mamajang Aiptu Indrawan melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak dihadapan Ketua Rt 05 dan Ketua Rw III serta keluarga masing – masing kedua belah pihak yang sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Aiptu Indrawan mengatakan kedua belah pihak sepakat untuk di selesaikan secara kekeluargaan dan dibuatkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak untuk berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Mediasi merupakan salah satu bentuk dari alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Tujuan dilakukannya mediasi adalah menyelesaikan sengketa antara para pihak dengan melibatkan pihak ketiga yang netral dan imparsial.

Mediasi dapat mengantarkan para pihak ketiga pada perwujudan kesepakatan damai yang permanen dan lestari, mengingat penyelesaian sengketa melalui mediasi menempatkan kedua belah pihak pada posisi yang sama, tidak ada pihak yang dimenangkan atau pihak yang dikalahkan (win-win solution).

Dalam mediasi para pihak yang bersengketa proaktif dan memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan. Mediator tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan, tetapi ia hanya membantu para pihak dalam menjaga proses mediasi guna mewujudkan kesepakatan damai mereka.

Penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi sangat dirasakan manfaatnya, karena para pihak telah mencapai kesepakatan yang mengakhiri persengketaan mereka secara adil dan saling menguntungkan.

Bahkan dalam mediasi yang gagal pun, di mana para pihak belum mencapai kesepakatan, sebenarnya juga telah merasakan manfaatnya. Kesediaan para pihak bertemu di dalam proses mediasi, paling tidak telah mampu mengklarifikasikan akar persengketaan dan mempersempit perselisihan di antara mereka.

Hal ini menunjukkan adanya keinginan para pihak untuk menyelesaikan sengketa, namun mereka belum menemukan format tepat yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password