Chair Patrol, Cara Kapolresta Tangerang Berkomunikasi dengan Masyarakat

Tribratanews.polri.go.id – Polresta Tangerang.  Menindaklanjuti arahan pimpinan dalam rangka optimalisasi Strong Point Patroli Sabhara Polsek sekaligus guna mendekatkan keakraban antara polisi dengan masyarakat, Polresta Tangerang menerapkan sistem chair patrol (Patroli Kursi). Chair patrol adalah polisi membawa beberapa kursi di dalam mobil. Saat berhenti di suatu tempat, kursi itu dikeluarkan. Kemudian, polisi menyapa warga dan mengajak berbincang.

Pola chair patrol ini selain untuk menjaga keamanan anggota dan masyarakat, juga sangat ekonomis. Karena polisi hanya perlu membawa kursi dan sudah bisa membangun interaksi dengan masyarakat sambil memantau kerawanan.

Biasanya, polisi patroli dan berhenti lalu nongkrong cangkruk di warung. Kebiasaan itu tentu tidak elok dipandang masyarakat.

FB_IMG_1505954641833Bahkan, sebelumnya, mobil diparkir dan anggota di dalam menyalakan AC. Hal itu menunjukkan bahwa polisi tidak sigap. Bahkan, polisi bisa menjadi korban kejahatan tanpa ada perlawanan.

Dengan chair patrol, polisi tidak bersifat menara gading atau istana barbie. Sebab, chair patrol mengharuskan polisi duduk bersama masyarakat yang merupakan mitra egaliter. Maka dengan chair patrol, komunikasi antara polisi dan warga pun akan mengalami peningkatan dalam koridor kebersamaan.

Chair patrol dirancang semata-mata untuk meningkatkan pelayanan polisi kepada masyarakat. Chair patrol merupakan salah satu implementasi bahwa polisi akan selalu ada untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Salam.

Penulis: Tim

Editor: Alfian

Publish: Aden/Tuan Mudo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password