Polsek Ketungau Hulu Sosialisasikan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sintang – Bhabinkamtibmas Desa Senaning, Bekuan Luyang dan Sungai Pisau, Briptu Een Suhendra laksanakan Sosialisasi dampak dari korban penyalahgunaan obat terlarang / narkoba kepada siswa – siswi SMK Kesehatan Bhakti Husada Senaning.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan rencana kerja Polsek Ketungau Hulu karena maraknya pemberitaan media sosial tentang  Narkoba  jenis  baru  tablet  PCC yang masuk disekolahan  bahkan  ditingkat  SLTP” ujar Briptu Een

Dalam kegiatan tersebut  Babinkamtibmas  mengundang Kapolsek Ketungau Hulu Kompol Iskandar sebagai Nara sumber.

“Materi yang disampaikan mengenai penjelasan mengenai narkoba dan dampaknya, pola perederan narkoba dilingkungan sekolah, ciri – ciri remaja yang berpotensi menyalahgunakan narkotika, psikotropika & zat adiktif lainnya, gejala dini penderita penyalahgunaan narkotika & psikotropika”

“Dala kegiatan ini juga diberi pengetahuan mengenai istilah – istilah yang perlu diketahui, peran siswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekolah, jenis – jenis narkoba, hingga upaya pencegahan” tambah briptu Een

Kegiatan tersebut  diikuti  52 (lima puluh dua)  siswa- siswi SMK Kesehatan yang mana SMK tersebut baru  angatan pertama.

Selama kegiatan Kapolsek Ketungau Hulu juga memberikan pertanyaan – pertanyaan kepada peserta dan bagi yang bisa menjawab  mendapatkan  hadiah uang  jajan, disamping itu juga memberikan  minuman dan snack serta bola Volly, bola Kaki dan bola Basket untuk mendukung kegiatan olah raga di SMK Husada Kesehatan yang baru berdiri di tahun 2017 ini.

Menurut  Kapolsek  Ketungau Hulu  Kompol  Iskandar di sela- sela kegiatan, bagi anggota yang sudah lebih tiga tahun bertugas di daerah perbatasan tersebut  sangat prihatin melihat anak-anak remaja  yang ingin melanjutkan pendidikan  tingkat  SLTP  atau  SLTA .

“Mereka terpaksa harus meninggalkan kampung halamannya  merantau di Kecamatan dan harus mandiri tinggal dipondok  3×4 meter  tanpa  jendela tanpa Lampu tanpa  MCK dan  kurang mendapat dukungan  dari orang tua,  hanya diberikan bekal  kebutuhan hidup  10 kg beras dan  uang berkisar Rp.70.000 s/d Rp 150.000 perbulan” ujar Kapolsek

Berkaitan dengan hal tersebut  kerap sekali terjadi  Kenakalan Remaja  yang menjurus  Kriminalitas seperti Pencurian,  Miras  dan Pergaulan bebas sehingga terjadi  D O (Drop Aot).

 Kapolsek juga berharap agar memperkuat kebersamaan dari Pihak orang tua, Guru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat , Demi Kepedulian  generasi anak bangsa  di Wilayah perbatasan .

Penulis : Chintya
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password