Satresnarkoba Polresta Depok dan BNNK Operasi Pasar Toko Obat Ilegal di Depok

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Rabu (20/09/2017) Tim gabungan menggelar razia toko obat illegal di Depok, Jawa Barat, untuk mencari pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) yang meresahkan masyarakat. Meski tak menemukan pil PCC, tim menyita ratusan butir obat keras yang dijual bebas.

Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Depok, Dinas Kesehatan dan Satpol PP bersama sama menggelar razia untuk mengantisipasi peredaan pil PCC yang sempat menumbangkan puluhan korban termasuk pelajar di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Puluhan petugas dibagi menjadi dua tim untuk menyebar ke dua wilayah, yakni Sukmajaya dan Sawangan, Meski tidak menemukan pil PCC, namun petugas mengamankan ratusan butir obat yang dijual secara bebas dan ilegal. Obat-obatan yang dimaksud antara lain, Tramadol, Dumolid, Heximer, Acprazolam, Threx, dan MerC.

Obat-obatan yang disita petugas merupakan obat keras daftar G. di mana, pasien yang memiliki resep dokter yang boleh mengonsumsinya alias tidak boleh dijual secara bebas.

Kompol Malvino Sitohang Kasat Resnarkoba Polresta Depok menyampaikan bahwa “Operasi ini sebagai tindak lanjut peristiwa di Kendari. Dari operasi beberapa toko, kami temukan dumolid yang merupakan obat keras yang dikonsumsi salah seorang artis beberapa waktu lalu. Kami juga amankan obat lain yang seharusnya tidak dijual sembarangan”

Editor    : Alfian

Publish : Cindy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password