Pelaku Pembunuhan Di Cipondoh Adalah Selingkuhan Korban

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Selasa (19/09/2017) Dit Reskrimum Polda Metro Jaya siang ini merilis kasus pembunuhan bos bakmi di Cipondoh, Tangerang.

Bermula dari laporan di temukannya seorang mayat perempuan di kontrakan daerah Cipondoh pada Sabtu malam. Kemudian Tim Gabungan melakukan olah TKP dan indentifikasi yang kemudian di temukan bahwa korban bernama Vera. Setelah di selidiki di dapati bahwa pelaku pembunuhan adalah John yang tidak lain adalah karyawan korban.Mereka sudah menjalin hubungan selama kurang lebih satu tahun. Ia tega membunuh korban karena alasan sakit hati.

Pada hari Sabtu sekitar pukul 20.00 pelaku dan korban pergi bersama ke kontrakan pelaku di daerah Cipondoh, Tangerang. Setelah sampai di kontrakan tersebut, pelaku dan korban melakukan hubungan badan dan di lanjutkan dengan mengobrol. Setelah sekitar 20 menit mengobrol, tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan badan kembali, namun korban menolak dan mengolok olok pelaku

” Pada saat ingin melakukan hubungan badan yang kedua kali, ada percakapan yang membuat pelaku marah, karena perkataan tersebut menyinggung harga dirinya sebagai seorang laki laki. Kemudian terjadi cekcok dan saling memukul. Kemudian tersangka mengambil pisau dan menusuk korban ” ujar Kombes Pol Kombes Pol Nico Afinta

Seusai membunuh korban, pelaku mengikat tangan Vera dan menyumpal mulutnya dengan kemeja milik pelaku.
Selanjutnya pelaku pergi menggunakan sepeda motor dan menghubungi saudaranya. ” Dia mengaku bahwa dia cekcok dengan korban dan menusuk korban, dia juga mengaku khilaf dan menyesal ” tambah Direktur Kriminal Umum. Saudara pelaku kemudian menyarankan pergi ke pesantren dan bertaubat. Saat di pesantren itulah Tim Gabungan berhasil menangkapnya.

Setelah selesai membunuh Vera, tersangka pulang ke rumah istrinya dan didapati istrinya bersama pria lain. Karena tersulut emosi, tersangka melakukan pembacokan dan penganiayaan kepada istri dan pria tersebut. Sehingga didapati 2 TKP berbeda dalam kasus ini.

Atas perbuatan ini pelaku di ancan hukuman 338 KUHP, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 15 tahun

Penulis  : Cindy
Editor    : Alfian
Publish : Cindy

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password