Kasat Sabhara Polres Parimo dan Kapolsek Parigi memimpin pengamanan unjuk rasa Mahasiswa STIH HAM

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng – Polres Primo – 18/09/2017 – Pada hari Senin tgl 18 september 2017 sekitar pukul 10.00 wita, telah berlangsung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekitar 20 orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan HAM (STIH – HAM) Parigi, dengan Korlap KHALI YUSUP.

Kegiatan unjuk rasa tersebut mendapat pengamanan dari Polres Parimo dan Polsek Parigi yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Parimo AKP HARRY WUWUNGAN dan Kapolsek Parigi IPTU H.MUSLIMIN.

Massa aksi mahasiswa berkumpul di Kantor LBH STIH – HAM Parigi, jalan Pelabuhan Kel. Loji, kemudian bergerak dengan gunakan R2 sebanyak 9 Unit dan melewati jalur jalan Magau Janggo Kel. Masigi, Jalur Dua kompleks perkantoran dan langsung menuju Kantor Dinas Dukcapil Kab. Parimo dan melakukan orasi diteras Kantor Dukcapil Kab. Parimo dengan tuntutan yang disampaikan sebagai berikut:
a. Pelayanan Kantor Dinas Dukcapil dianggap sudah sangat tidak pada koridor pelayanan dan sangat menyimpang dari SOP Pelayanan Publik.
b. Pegawai Dinas Dukcapil melayani masyarakat dalam pengurusan admin data diri harus lebih profesional dan progesif
c. Jangan buat masyarakat berebut nomor antrian seperti mengejar bola ditengah lapangan dan meminta pelayanan di dinas dukcapil memberikan pelayanan terbaik senyum untuk menerima masyarakat.
d. Agar pegawai dinas Dukcapil tidak meminta biaya kepada masyarakat dalam pengurusan data diri masyarakat.

Masa aksi unras diterima oleh Kadis Dukcapil Kab. Parigi Moutong Ir. M.S LEWIS, Msi. diruang kerja dan langsung memberikan tanggapan sebagai berikut:
a. Bahwa kerja yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil sudah sesuai dgn SOP pelayanan Publik yang berlaku.
b. Bahwa apabila pegawai Dukcapil yang melakukan pungli atau meminta biaya pengurusan administrasi data diri kepada masyarakat akan diberi tindakan tegas hingga sangsi pemecatan sebagai PNS.
c. Pelayanan di Kantor Dinas Dukcapil Kab. Parigi moutong menggunakan sistem nomor antrian dikarenakan banyaknya masyrakat yang datang mengurus admin data diri agar dapat teratur dan tertib.
d. Bahwa para massa aksi unras dapat melihat secara langsung pegawai Dinas Dukcapil saat melakukan pelayanan kpd masyarakat.
e. Apabila ada penyimpangan dalam pelayanan yg tidak sesuai SOP pelayanan publik dan bila terdapat pungli Kadis Dukcapil siap menindak tegas pegawai tersebut. Kegiatan pertemuan tersebut berakhir pada pkl 11.30 wita dan selanjutnya masa aksi bergerak ke Kantor DPRD Kab. Parigi Moutong.

Pada sekitar jam 12.15 wita, massa aksi tiba di Kantor DPRD Kab. Parimo dan langsung diterima diruangan aspirasi kantor DPRD Kab. Parimo oleh Anggota Komisi IV, Sdr. I WAYAN ADNYANA, bersama I MADE YASTINA, SUGENG SALILAMA dan MOH. FADLI, S.Pd.

Adapun tuntutan dan penyampaian aspirasi yaitu meminta kepada DPRD Kab. Parimo agar membantu penyiapan lahan untuk pembangunan Kampus STIH-HAM Kab. Parimo, karena hingga saat ini Kampus STIH-HAM status kontrakan dan masih berpindah pindah serta meminta bantuan 1000 spidol untuk perlengkapan belajar mengajar sesuai janji yang pernah disampaikan langsung oleh Pak SANTO, Ketua DPRD Kab. Parigi Moutong.

Anggota DPRD memberikan tanggapan yaitu meminta waktu selama 2 (Dua) minggu karena akan menanyakan/koordinasikan dengan Ketua DPRD yang saat ini sedang alami sakit, untuk mengetahui apakah janji yang disampaikan tersebut dalam kapasitas beliau selaku Ketua DPRD atau Pribadi.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.30 wita dengan aman dan lancar, selanjutnya masa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Penulis      : Tim
Editor        : Umi Fadilah
Publish      : Abdi.s

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password