Polisi Masih Dalami Motif Ujaran Kebencian “Uyung Mustopa” 

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Subdit II Ditreskrimsus Polda Lampung masih mendalami motif mengapa tersangka Deni Putra Kamidia (33) menyebarkan ujaran kebencian lewat status akun Facebook palsu Uyung Mustopa.

“Kenapa tersangka memilih suku Lampung dalam status tersebut masih kami dalami. Keterbatasan waktu, sejak ditangkap kemarin sampai sekarang, soal motif belum tuntas, ” kata Kasubdit II Ditreskrimsus AKBP R Fidelis Purna Timoranto didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Dra. Sulistyaningsih dan Kasubbid Penmas AKBP Yunia, dalam ekspos kasus tersebut di Mapolda Lampung, Senin 18 September 2017.

AKBP R Fidelis Purna Timoranto sebut perlu dukungan data analisis digital forensik untuk dikroscek dengan keterangan tersangka dan Nemin (18, orang yang fotonya dipakai tersangka untuk foto profil akun Uyung Mustopa – red). Hasil pemeriksaan sementara sejauh ini kurang kuat antara keterangan tersangka, saksi dan bukti fakta yang ada.

Versi yang beredar dikalangan awak media, tersangka warga Kecamatan Rancasari Kota Bandung ini memiliki kekecewaan mendalam kepada perempuan asal Lampung karena asmara. Itu sebabnya tersangka menerakan suku Lampung.

Kemudian sebelumnya, tersangka dan Nemin sudah kontak dimedia sosial. Sayang, kontak berupa debat antara sesama pendukung dua klub sepak bola besar di Indonesia itu (saksi Nemin pendukung Persija alias The Jak dan tersangka pendukung Persib alias Viking – red) berlangsung negatif. Mendorong tersangka membuat profil akun palsu dengan mencomot foto Nemin dari akun Facebooknya. Begitu juga dengan nama Uyung Mustopa yang dipakai.

“tersangka dan saksk Nemin memang sudah kenal didunia medsos karena saling berbalas komentar negatif tentang sepak bola. Tapi sama sekali tidak pernah bertemu didunia nyata. Lalu apakah soal itu atau asmara yang mendorong tersangka membuat akun palsu masih didalami, ” begitu AKBP R Fidelis Purna Timoranto menjawab pertanyaan awak media.

Termasuk kemungkinan apakah tersangka memakai akun palsu itu untuk memancing perseteruan antara The Jak versus suku Lampung, semuanya masih digali pihak kepolisian. (*)

Penulis : Tim
Editor : Alfian Nur
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password