Transparasi Anggaran, Polres Tegal Kota Tandatangani Pakta Integritas disaksikan Forkopimda

Tribratanews.polri.go.id, Tegal Kota – Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota, AKBP Firman Darmansyah mensosialisasikan Daftar Isian Penerimaa Anggaran (DIPA) tahun 2017 yang diterima Polres Tegal Kota dari Pemerintah pusat melalui Polda Jateng. Jumat (13/01/2016).

Selain itu, Komitmen atas keterbukaan pada realisasi program dan target kerja yang dilakukan jajaran Polres Tegal Kota di tandai dengan penandatanganan Pakta Integritas masing-masing  Sub Satker disaksikan unsur Forkopimda Kota Tegal maupun organisasi kemasyarakat .

“Semua penerimaan anggaran terangkum dalam penerimaan Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2017 sebesar Rp 65.014.282.000 dari Tahun sebelumnya sejumlah Rp 49.052.712.000 ,” ungkap AKBP Firman Darmansyah.

Untuk penerimaan Dipa tahun 2017 ini mengalami peningkatan dari pada tahun 2016 lalu, yakni sekitar 33 persen atau sejumlah Rp 15.961.570.000. “Jadi, dibandingkan tahun kemarin penerimaan anggaran tahun ini ada kenaikan,” ujarnya.

IMG-20170113-WA0130Menurutnya, penerimaan anggaran tersebut berdasarkan pengajuan rencana kerja anggaran kementerian atau lembaga (RKAKL) yang telah diajukan untuk tahun 2017, yakni belanja pegawai sebesar Rp 15.305.037.000 kemudian Belanja Barang sebesar Rp 540.103.000, dan Belanja Modal sejumlah Rp 116.430.000

Dijelaskan kenaikan anggaran tersebut dialokasikan guna mendukung 8 (delapan) program yakni Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Polri dari sebelumnya sejumlah Rp 35.569.074.000 naik sebesar Rp 50.894.031.000.

Program Peningkatan sarana dan prasarana aparatur Polri dari Rp 4.795.657.00 menjadi sebesar Rp 4.829.727.000 serta Program pengembangan strategi keamanan dan ketertiban naik sebesar Rp 1.201.938.000 dari sebelumnya sejumlah Rp 1.059.320.000 ,” terangnya.

Kemudian Program pemberdayaan potensi keamanan dari Rp 838.067.000 naik menjadi sebesar Rp 1.052.616.000. Termasuk, program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar Rp 2.340.742.000 dari sebelumnya yang sejumlah 1.982.597.000.

Sementara dua program lainnya, yakni Program pengawasan dan peningkatan Akuntabilitas aparatur Polri sebesar Rp 91.895.000 serta program pengembangan hukum Kepolisian tidak ada kenaikan seperti tahun lalu yakni sebesar Rp 2.920.000,” tambahnya.

Kapolres berharap seluruh peruntukan anggaran di masing-masing sub satker harus bisa menjalankan rencana program dengan baik . Sesuai rencana dan penggunaan anggaran yang bisa di pertanggungjawabkan,sehingga mampu mengoptimalkan penyerapan rencana tarik yang sudah dibuat.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password