Begini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

IMG-20170913-WA0139

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banjar – Dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-65 tahun 2017, Bhayangkari Cabang Banjar melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya pemeriksaan IVA dan Sadarnis, Rabu (13/9/2017). Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Ibu-Ibu anggota Bhayangkari Cabang Banjar dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks atau mulut rahim dan deteksi dini kanker serviks maupun deteksi dini terhadap kanker payudara. Bertempat di aula tribrata Polres Banjar, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama tim penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama Bhayangkari Cabang Banjar.

Ketua Bhayangkari Cabang Banjar, Ny. Misly Takdir Mattanete, ketika membuka acara menyampaikan bahwa kanker mulut rahim dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker tertinggi yang mengancam perempuan di Indonesia. “Selain upaya meningkatkan pengetahuan terhadap jenis dan bahaya kanker serta faktor resiko terjadinya kanker, anggota Bhayangkari juga perlu memahami bahwa beberapa jenis kanker dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan deteksi dini kanker payudara menggunakan metode pemeriksaan payudara secara klinis (SADARNIS),” terang Milsy Herina, S.E. nama gadis dari ketua Bhayangkari Cabang Banjar.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim pemeriksa terdiri dari dokter dan bidan yang telah terlatih dilingkup Kabupaten Banjar. Sementara untuk pesertanya berjumlah sebanyak 60 orang yang terdiri dari Bhayangkari dan Polwan Polres Banjar.

“Dengan deteksi dini, kanker dapat ditemukan lebih awal sehingga keberhasilan pengobatannya semakin besar,” ucap Ketua Bhayangkari Cabang Banjar.

Tidak hanya itu, Ketua Bhayangkari Cabang Banjar juga turut ambil bagian dalam proses pemeriksaan IVA dan SADARNIS. Didampingi Ibu Sekda Kabupaten Banjar dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Banjar, wanita nomor 1 di Bhayangkari Cabang Banjar ini merasakan langsung bagaimana prosesi pemeriksaan tersebut dan menjadi peserta pertama yang diperiksa.

Sebelumnya, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan IVA dan SADARNIS bagi wanita Indonesia agar dapat mengetahui gejala, penyebab maupun cara mengobati penyakit kanker ini oleh narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Ibu Sekda Kabupaten Banjar, Hj. Budiarti Nasrunsyah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Kabid P2P Dinkes Kab. Banjar, dr. Tofik Norman Hidayat. Sementara sebagai narasumber adalah dokter Yulisa Haslinda Sp.OG.

Dalam materinya, dokter Yulisa menyampaikan bahwa berdasarkan data WHO, kanker serviks merupakan penyakit pembunuh wanita nomor 1 di dunia. “Setiap 1 jam, seorang wanita di Indonesia meninggal. Setiap 2 menit di dunia, seorang wanita meninggal karena kanker serviks ini,” ucap dokter Yulisa dihadapan seluruh anggota Bhayangkari Cabang Banjar dan Ranting jajaran yang hadir.

“Menurut organisasi kesehatan dunia ini, wanita Indonesia menjadi no. 1 penderita kanker serviks di dunia. Dari 100.000 wanita, 17 orang menderita kanker serviks sedangkan dari 100.000 wanita, 40 orang menderita kanker payudara,” jelas dokter Yulisa.

Penulis : Irwan

Editor   : Alfian

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password