Dialog Interaktif, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Tribratanews.papua.polri.go.id Polda Papua, Merauke – Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Muchsit Selfian, Sik melakukan Dialog Interaktif Bersama di Studio LPP RRI Merauke, Rabu (13/9/2017).

Program patroli udara dalam acara Polisi Menyapa merupakan kerjasama Subbag Humas Polres Merauke dengan LPP RRI Merauke dalam rangka upaya pendekatan dengan seluruh warga masyarakat Merauke, dimana narasumber dari Kapolres Merauke hingga para Kapolsek Jajaran Polres Merauke yang dilaksankaan setiap hari Rabu minggu berjalan pada pukul 07.15 hingga selesai yang dipandu oleh Penyiar senior Rina Suprapti di Radio Fm Pro I.

Pada kesempatan tersebut Kasat Reskrim mengambil topik “Waspadai dan upaya antisipasi kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Merauke “. Kasat kemudian memulai dialog dengan pembahasan pelaksanaan tugas satuan Reskrim Polres Merauke.

Masuk pada materi topik Waspada Kebakaran hutan dan lahan, terkait dengan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Polres Merauke sudah membuat Sprin dan program membahas dan patroli bersama instansi terkait seperti Dinas Kehutanan, BMKG, Basarnas dan TNI untuk melakukan patroli ke daerah hotspot titip api.

“Paling banyak di daerah Kimaam. Ada di Kurik dan di seputaran kota Merauke kami akan memberikan himbauan kepada warga masyarakat. Perlu diwaspadai dengan membuang puntung rokok di hutan lahan yang kering karena saat ini sedang kemarau dan perlu diantisipasi dan kesadaran prinbadi orang dan Perusahanan,” terang Kasat Reskrim.

Dampak dari  kebakaran hutan dan lahan, lanjut Kasat, dapat menyebabkan asap yang berbahaya bagi kesehatan manusia, lingkungan dan dunia penerbangan mengajak Masyarakat menjadi Polisi bagi dirinya sendiri. Titik Hotspot titik api dapat lihat dari Citra satelit.

“Menyangkut sanki hukum bagi yang sengaja Karhutla pada UU Nomor 32 tahun 2009  tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup pasal 108 yaitu Setiap orang yang sengaja membakar lahan dan hutan dengan ancaman hukuman penjara 3 tahun sampai 10 tahun dan denda paling sedikit 3 milyar rupiah dan paling banyak 10 milyard rupiah,” pungkas AKP Muchsit Selfian.

Pada close statement, Kasat menghimbau kepada masayarakat agar bila mengetahui suatu tindak pidana atau pelanggaran dan kebakaran hutan dan lahan dapat melaporkan kepada pihak Polres Merauke di Nomor Telephon 0971 – 321706, 321666.

“Masyarakat agar jangan membakar hutan dan lahan karena sangat berbahaya dampaknya bagi kesehatan, lingkungan dan penerbangan,” tutup Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Muchsit Selfian.

Penulis : Andre

Editor : Sosra Papua

Publish : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password