Bayi Tewas Diduga Aborsi, Sang Pacar Amankan Diri Di Polsek Wita Ponda

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng – Polres Morowali – Senin 11/09/2017 Polsek Wita Ponda Polres Morowali kedatangan seorang pria yang berinisial AK alias A untuk mengamankan diri di Polsek Wita Ponda. Dari penuturan Pria tersebut mengatakan bahwa yang bersangkutan telah menggugurkan anak kandungnya yang sementara di kandung oleh pacarnya berinisial R, kedua pasangan tersebut berstatus belum menikah sehingga perempuan R harus dirujuk ke RSUD Morowali untuk mendapatkan perawatan.

Kejadian bermula ketika keduanya menjalin asmara kemudian keduanya melakukan hubungan badan layaknya suami istri, yang kemudian mengkibatkan perempuan R hamil 5 bulan. Mengetahui hal tersebut kedua pasangan tersebut takut dan merasa malu sehingga pada hari Minggu 10 september 2017 pukul 15.30 wita berdua berusaha menggugurkan dengan cara AK alias A memberikan obat merk Gastrol sebanyak 2 buah yaitu 1 dimasukan kedalam kemaluan dan 1 diminum. Akibatnya perempuan R mengalami rasa sakit pada kemaluan dan perut kemudian dilarikan ke Puskesmas Laantula Jaya Kec.Wita Ponda Kab.Morowali.

Kemudian pada hari Senin 11 September 2017 pukul 04.00 wita, perempuan R melahirkan bayi. Karena bayinya masih prematur maka pada pukul 09.00 wita pr R dilarikan ke RSUD Morowali di Kec.Bungku Tengah Kab.Morowali

Pukul 13.00 wita bayinya meninggal dunia dan pada pukul 17.00 wita bayinya dikuburkan di desa Solonsa Kec.Wita Ponda Kab.Morowali.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, lk. AK alias A mengamankan diri di Polsek Witaponda.

Kini kasus tersebut ditangani oleh Unit Reskirim Polsek Wita Ponda dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Morowali guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polres Morowali mengharapkan kepada seluruh orangtua agar mengawasi perilaku anak-anaknya dalam bergaul,pergaulan bebas dapat mengakibat kejadian tersebut terjadi sehingga Polres Morowali berharap kasus seperti ini tidak terulang kembali. Karena Aborsi Ilegal tanpa pengawasan dan anjuran dokter sangat berbahaya bagi calon kesehatan serta keselamatan sang bayi dan ibunya dan Aborsi sangat dilarang oleh Hukum dan melanggar kaidah dan Norma-norma Agama.

Penulis      : Tim
Editor        : Umi Fadilah
Publish      : Abdi.s

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password