Polrestabes Makassar Rilis Pengungkapan Kasus Penganiayaan Terhadap Pejabat Bank BNI

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Polrestabes Makassar menggelar press release pengungkapan kasus penganiayaan kepala Sentra Kredit Menengah (SKM), Senin (11/09/17).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan dalam rilis mengatakan korban lelaki inisial JR salah satu pegawai Bank BNI dianiaya oleh orang yang tidak dikenal  pada hari kamis 31 Agustus sekitar pukul 23.55 Wita.

Korban adalah Kepala Sentra Kredit Menengah (SKM) korban dianiaya didepan rumah Jalan Tanjung Kompleks Taman Losari dimana korban mengalami luka pada dahi, patah pada tulang hidung, bengkak pada leher sebelah kanan, dan lengan kiri patah.

Atas kejadian tersebut Polrestabes Makassar melakukan upaya penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka masing – masing lelaki inisial MA, A dan I.

“Dari proses kejadian tersebut  kita masih melakukan pengembangan dan langkah -langkah penyidikan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain,” ucap sKasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan.

Motif pada saat itu diawali terjadinya kesalah pahaman antara kreditur terhadap pihak Bank BNI  bagian kredit dimana terlapor AA melakukan pencarian terhadap korban dikantor Menara Bosowa karena korban sudah tidka ada maka terlapor menuju rumah korban jalan tanjung dimana korban sudah menunggu di depan rumahnya selanjutnya korban dianiaya.

Dimana terlapor AA bersama orang yang tidak dikenal langsung menganiaya korban dengan menggunakan kepalan tangan, pelaku di sangkakan pasal 170 ayat 1 atau 170 ayat 2 ke 2e ancaman hukuman 7 Tahun terkait penganiayaan secara bersama- sama melakukan kekerasan terhadap orang.

Penganiayaan pada akhir-akhir ini sering terjadi dimana-mana, bahkan beritannya sering muncul di stasiun-stasiun TV, penganiayaan dilakukan karena berbagai masalah, kadang-kadang penganiaayan terjadi hanya karena masalah sepeleh saja misalnya akibat tersinggung, salah paham, dendam, dan masih banyak lagi.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password