Komplotan Copet Asal Pasuruan Dibekuk Polisi di Banyuwangi

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur, Kawanan copet  dikenal  “Tiga Serangkai”  asal Pasuruan dibekuk petugas Sat Reskrim Polres Banyuwangi, tadi malam saat beraksi dalam acara Banyuwangi Bersholawat dipimpin Habib Syeh Assegaf  di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (6/9/2017).

“Dalam beberapa event yang diselenggarakan di Kota Banyuwangi sering kejadian copet maka kami berkoordinasi dan melakukan penyelidikan diduga komplotan berasal dari luar kota Banyuwangi. Dari lidik anggota di lapangan didapat informasi akan ada komplotan copet dari Pasuruan datang ke Banyuwangi dalam acara Pengajian Sholawat Akbar di Stadion Diponegoro,” ujar Kapolsek Banyuwangi AKP A Ali Masduki SH MH.

“Petugas disebar dalam kegiatan tadi malam, sempat mencurigai 2-3 orang terdiri pria yang membaur dalam jama’ah pengajian. Benar saja saat dibuntuti mereka menyaru berpakaian gamis dan baju koko dengan berkopyah mereka saling berhubungan. Bahkan petugas melihat mereka sempat beraksi dalam kerumunan massa,” lanjutnya.

Kapolsek Banyuwangi menambahkan, pihaknya meminta petugas untuk tidak langsung menangkap, tapi terus membuntuti hingga menuju ke parkiran mobil. “Kami menunggu hingga mobil penuh dan akan distarter untuk berjalan. Begitu mobil avanza warna silver nopol N-1417-VQ akan dinyalakan, petugas langsung merangsek dan menggerebek,” tegasnya.

Dalam mobil tersebut berisikan tiga orang pria langsung digeledah serta didapati sejumlah barang bukti (BB) dari ponsel maupun dompet. Selanjutnya, ketiga tersangka langsung digelandang menuju Mapolsek Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka mengaku berangkat dari Pasuruan, 6 September sekitar pukul 08.30 dan menuju Stadion Diponegoro Banyuwangi.

Ketiga orang tersangka yaitu Andrik (55) swasta, alamat Jalan Protong Barat RT 002 RW 008 Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, selanjutrnya Syamsuri (44) swasta, alamat Jalan Brintis RT 001 RW 003 Desa Jatiginting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan serta Chojin (58) swasta, alamat Dusun Madurejo RT 001 RW 001 Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Dalam perkara ini petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari para tersangka berupa 13 unit HP berbagai merek, 1 STNK roda dua, dan uang tunai Rp 223 ribu, 1 unit mobil avanza Nopol N-1417-VQ warna silver an Mahani Alamat Pendopo Barat RT 004 RW 007 Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

“Komplotan ini berperan mencari jadwal sang Habib melalui internet. Kemudian memberi tahu komplotannya dan janjian ketemu lalu menyewa mobil seharga Rp 250 ribu per hari, selanjutnya menuju sasaran,” ujar AKP A Ali Masduki SH M.H.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Komplotan itu, selama ini banyak beroperasi di sejumlah daerah di Jatim, namun kali ini memasuki Kabupaten Banyuwangi dan tertangkap.

“Kami menyebar setelah mendapat mangsa, hasil copet dijual lalu uang dipakai patungan membayar sewa mobil,” ujar Andrik.

Penulis : Herry

Editor    : Alfian

Publish : Herry

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password