Resmob Polsek Bontoala Ringkus Pelaku Jambret Dikediamannya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob Polsek Bontoala meringkus seorang warga Jalan Kandea Makassar berinisial AS (18) dikediamannya di Jalan Kandea Makassar, Senin (4/917).

AS diduga telah melakukan aksi jambret di Jalan Lamuru bersama dengan temannya berinisial YY dan IC yang masih DPO berdasarkan Laporan Polisi tanggal 19 Agustus 2017, tidak hanya itu pelaku bersama rekannya pernah melakukan jambret di Jalan Pongtiku Makassar.

Pelaku AS sementara diamankan di Mapolsek Bontoala bersama barang bukti berupa 1 (satu) unit motor Yamaha M3 warna hijau, sedangkan pelaku yang DPO sementara dalam pengejaran.

“Pelaku diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan pelaku sekarang sudah dalam proses penyidikan,” ungkap Koswara.

Dalam melakukan pencurian, seorang melakukan pencurian bukan karena tidak ada faktor atau alasan untuk melakukan kelakuan tercela. Seorang pencuri dalam melakukan aksinya pun memiliki alasan kenapa dia harus mencuri. Alasan-alasan itu di antaranya adalah:

  1. Adanya niat

Jika niat sudah kuat, apa pun bisa dilakukan, kesempatan bisa diciptakan karena memang sudah ada niat kuat untuk melakukan pencurian tersebut. Karena niat memiliki peran peting dalah melakukan tindakan tidak terkecuali dalam pencurian, jika miat sudah bulat maka rintangan apapun akan tetap dihadapi jika sudah datang waktu yang telah direncanakan.

  1. Adanya kesempatan

Hal ini sesungguhnya kurang mendasar dalam hal alasan orang melakukan pencurian, namun hal ini bisa menjadi alsan kenapa oaring melakukan pencurian. Seseorang terkadang tiada niatan pada awalnya untuk mencuri, namun seiring adanya peluang atau kesempata maka niatan untuk mencuri dapat timbul seketika tanpa ada niatan yang terencana sebelumnya.

  1. Faktor ekonomi

Hal ini merupakn alasan yang cukup mendasar kenapa orang melakukan pencurian, para pencuri melakukan pencurian biasanya dengan dalih untuk mencari penghasilan untuk menyambung hidup mereka.

  1. Kurangnya iman

Pada dasarnya ini adalah alasan yang paling mendasar dari pencurian. Seorang pencuri tidak mungkin memiliki aqidah dan keimanan yang kuat kepada Allah sebagai zat yang mengatur kehidupan di dunia ini. Orang yang aqidah dan keimanan yang kuat sudah pasti ia tidak akan melakukan pencurian walaupun ada kesempatan dan ekonomi yang tidak stabil, bahkan niatan untuk mencuri pun tidak ada dalam benaknya.

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam,

“Tidaklah orang yang berzina ketika melakukan perzinaan dia dalam kondisi beriman. Dan tidaklah pencuri ketika dia mencuri dia dalam kondisi beriman. Tidak juga peminum (khamar) ketika dia meminum dalam kondisi beriman.” (HR. Bukhari, no. 2334 dan Muslim, 57)

Penulis : Taufik

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password