Warga Kampung Amputtang Digegerkan dengan Penemuan Amunisi dan Granat aktif di Goa Sumpang Leang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Warga Kampung Amputtang Desa Baring Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep digegerkan dengan penemuan amunisi dan granat aktif didalam Goa Sumpang Leang, Minggu (3/9/17).

Amunisi dan granat jenis nanas itu ditemukan didalam Goa Sumpang Leang oleh Subhan seorang pelajar SMP Negeri 2 Segeri bersama teman-temannya.

Awalnya pada Minggu sore itu Subhan bersama temannya hendak mencari batu didalam Goa Sumpang untuk dibuat batu permata cincin, namun ditengah jalan ia menemukan kedua benda tersebut.

Keesokan harinya di sekolah Senin (4/9), Subhan menceritakan temuannya itu kepada teman-teman sekolahnya yakni A. Alif, Anugrah Yusuf, Renaldi dan Ariel. Pada hari Selasa (5/9) kelimanya berangkat menuju ke Goa Sumpang Leang untuk mengambil amunisi lalu disimpan didalam lemari buku milik A. Alif.

Sore harinya Renaldi bersama seorang temannya berangkat ke lokasi penemuan untuk mengambil granat nanas lalu dia bawa pulang ke rumahnya lalu disembunyikan dibelakang rumah.

Alif yang menyimpan amunisi didalam lemari bukunya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya Andi Arsyad yang tidak lain adalah Kepala Desa Baring.

Bertindak cepat, Andi Arsyad bersama beberapa orang warga Kampung Baracikke berangkat menuju lokasi penemuan untuk melakukan pengecekan dan sekaligus mengevakuasi ketiga buah granat nanas serta sisa amunisi yang ditemukan oleh A. Alif berteman dari lokasi penemuan menuju rumahnya.

Kades Baring kemudian menghubungi Brigpol Edwin Balawala (Bhabinkamtibmas Desa Baring) untuk melaporkan penemuan barang-barang tersebut. Selanjutnya pada pukul 21.35 Wita, Bhabinkamtibmas melaporkan informasi tersebut kepada Kapolsek Segeri AKP H. J.D. Hulinggi untuk penanganan selanjutnya.

Pada pukul 21.45 Wita, Kapolsek Segeri bersama Kanit Intelkam Aiptu H. Nasrah dan Kasium Aiptu Edy Suyoko menuju kerumah Kades Baring dan mengamankan amunisi dan granat nanas di Mapolsek Segeri.

Untuk diketahui granat tangan, granat genggam atau granat nanas adalah bom yang digenggam dan dilemparkan dengan menggunakan tangan. Istilah granat ini berasal dari bahasa Perancis Kuno dari kata (pome) grenate (pomegranate: buah delima), buah yang ukurannya mirip dengan granat genggam versi awal, dan karena kandungan serpihan granat tangan juga mirip dengan biji dalam buah itu.

Selain granat tangan, ada juga granat yang dirancang untuk ditembakkan dari senapan dan pelontar granat. Granat jenis ini bukan granat tangan, karena tidak bisa diaktifkan hanya dengan menggunakan tangan.

Terdapat berbagai bentuk dan ukuran granat, yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda-beda. Pada umumnya granat dirancang untuk meledak dan melontarkan serpihan-serpihan tajam ke segala arah. Ada juga granat yang terbakar, dan melepaskan asap. Tetapi semua granat memiliki dua kesamaan, yaitu pertama, bisa diisi oleh bahan peledak atau bahan kimia. Kedua, granat memiliki liang untuk memasukkan sumbu.

Pada dasarnya granat adalah bom kecil yang cara kerjanya mirip petasan. Petasan dibuat dari kertas yang diisi dengan bubuk mesiu dan mempunyai sumbu kecil. Apabila sumbu dinyalakan, api akan berjalan dari sumbu menuju bubuk mesiu, membuatnya meledak. Granat tangan berfungsi dengan cara yang sama, perbedaan adalah sumbu granat dinyalakan oleh mekanisme elektronik atau piroteknik, dan bukan api.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password