Komplotan Wanita Pelaku Curat Ditangkap Tim Khusus Polsek Ujung Pandang

Artikel, Komplotan Wanita Pelaku Curat Ditangkap Tim Khusus Polsek Ujung Pandang1

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim khusus Polsek Ujung Pandang berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (04/09/17).

Awalnya Tim Resmob Polsek Ujung Pandang menerima laporan dari warga yang kehilangan hp di saat car free day di Jl. Penghibur. Lalu Tim Resmob Polsek Ujung Pandang melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa pelaku pencurian tersebut adalah seorang wanita berinisial MC.

Kemudian anggota Resmob Polsek Ujung Pandang menerima informasi bahwa MC berada dirumahnya di Jl. Ratulangi Makassar.

Selanjutnya Tim Resmob Polsek Ujung Pandang yang dipimpin oleh Kanit Resmob Polsek Ujung Pandang Iptu Arham Gusdiar dan Dantim Aiptu Syawaluddin bergerak dan melakukan penggerebekan terhadap MC di rumahnya.

Namun saat anggota Resmob Polsek Ujung Pandang berada di rumah tersangka, MC berhasil lolos dengan cara melompat lewat jendela, tetapi anggota Resmob berhasil mengamankan pelaku lainnya yang berada dilokasi yakni SB dan dan NH.

Artikel, Komplotan Wanita Pelaku Curat Ditangkap Tim Khusus Polsek Ujung Pandang

Setelah dilakukan interogasi terhadap perempuan NH dan lelaki SB, keduanya mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian HP Vivo bersama MC dan perempuan FB, kemudian tersangka SB bertugas untuk menjual HP hasil curian tersebut.

Dari tangan kedua tersangka diamankan dua buah HP merk Vivo warna Putih Silver dan merk OPPO F1S Warna Putih Gold.

Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Ujung Pandang dan kedua tersangka pr MC dan pr FB masih dalam pengejaran Polsek Ujung Pandang.

Faktor apa yang menyebabkan tindakan kriminalitas seperti pencurian, perampokan, pencopetan, jambret dan lainnya dari aspek sosial-psikologi adalah faktor endogen dan eksogen. Faktor endogen adalah dorongan yang terjadi dari dirinya sendiri. Jika seorang tidak bijaksana dalan menanggapi masalah yang barang kali menyudutkan dirinya, maka kriminalitas itu bisa saja terjadi sebagai pelampiasan untuk menunjukan bahwa dialah yang benar.

Sementara faktor eksogen adalah faktor yang tercipta dari luar dirinya, faktor inilah yang bisa dikatakan cukup kompleks dan bervariasi. Kesenjangan sosial, kesenjang ekonomi, ketidak-adilan dan sebagainya, merupakan contoh penyebab terjadinya tindak kriminal yang berasal dari luar dirinya.

Pengaruh sosial dari luar dirinya itu misalnya, ajakan teman, tekanan atau ancaman pihak lain, minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang yang membuat ia tidak sadar. Hawa nafsu yang sangat hebat dan kuat, sehingga dapat menguasai segala fungsi hidup kejiwaan. Sebab pengaruh ekonomi misalnya karena keadaan yang serba kekurangan dalam kebutuhan hidup, seperti halnya kemiskinan akan memaksa seseorang untuk berbuat jahat.

Kemiskinan merupakan penyebab dari revolusi dan kriminalitas. Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok. Selain itu, faktor seseorang mencuri karena adanya kesempatan untuk menjadi pencuri.

Faktor lain sehingga seseorang mencuri, mencopet atau melakukan tindak kriminalitas adalah kehendak ingin bebas, keputusan yang hedonistik, dan kegagalan dalam melakukan kontrak sosial. Termasuk juga atavistic trait atau sifat-sifat anti-sosial bawaan sebagai penyebab perilaku kriminal. Faktor lainnya adalah hukuman yang diberikan pada pelaku tidak proporsional atau tidak memberikan efek jera.

Kriminalitas tidak bisa dihilangkan dari muka bumi ini. Adapun yang bisa dilakukan hanya mengurangi terjadinya aksi kriminal, melalui tindakan-tindakan pencegahan. Membatasi kesempatan seseorang bisa mencegah terjadinya tindakan kriminal untuk mencuri.

Kalau pencuri akan melewati pintu masuk dan kita sudah menguncinya, tentunya cara itu termasuk mengurangi kesempatan untuk mencuri. Jika seseorang pelaku aksi jambret atau copet mengambil sesuatu dari diri kita tanpa diketahui, sebaiknya menyimpan sesuatu (barang pada posisi yang mudah kita lihat, ini merupakan cara untuk mengurangi/menghindari terjadinya aksi kejahatan pada diri kita.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password