Terlibat Kasus Narkoba, 9 Orang Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Wacana pemerintah yang menargetkan Indonesia bebas narkoba pada tahun 2015 ternyata sulit dicapai, bahkan yang terjadi justru sebaliknya. Saat ini peredaran gelap narkoba di sejumlah wilayah di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Tercatat untuk di Bali saja, jumlah pengguna narkoba terus bertambah dari tahun ke tahun.

Melihat situasi seperti ini, pihak Kepolisian khususnya jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Badung tidak bisa diam. Setiap hari terus berada di lapangan untuk mencari dan mengumpulkan informasi. Alhasil dalam dua pekan saja, pasukan di bawah pimpinan Kasat Reserse Narkoba AKP Djoko Hariadi, S.H. berhasil meringkus sembilan orang, karena terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

“Dalam dua pekan ini, kita mengamankan sembilan orang terdiri dari 7 laki-laki dan 2 wanita. Mereka ada yang sebagai pengedar dan pengguna,” ucap AKP Djoko Hariadi, S.H. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/8).

Mantan Kanit I Satres Narkoba Polresta Denpasar ini menjelaskan, keberhasilan para anggotanya dalam mengungkap kasus ini, semua berawal dari informasi masyarakat. Berbekal informasi tersebut, polisi berhasil menangkap seorang perempuan berinisial PA (25) di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Saat digeledah, pelaku kedapatan membawa satu paket sabu seberat 0,51 gram. Kemudian, polisi kembali mengamankan seorang laki berinisial PM (32) di Jalan Nangka Selatan, Denpasar Timur. Saat dilakukan penggeledahan badan, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,17 gram yang ditemukan dari dalam saku celana milik pelaku.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan empat pelaku berinisial DB (27), GW (30), SJ (32), RS (37). Pelaku DB diamankan di Jalan Satelit, Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,36 gram. GW diamankan di Banjar Sri Jati, Sibang Gede, Abiansemal, Badung dengan barang bukti lima paket sabu seberat 0,33 gram.

Sementara pelaku SJ diamankan di Banjar Sayan Baleran, Werdi Budaya, Mengwi, Badung dengan barang bukti sabu seberat 0,96 gram. Sedangkan RS diamankan di Banjar Darmasaba, Abiansemal, Badung karena kedapatan memiliki satu paket sabu seberat 0,26 gram.

Untuk tiga pelaku lainnya, yaitu DA (26) diamankan di Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung karena kedapatan menyimpan 10 butir pil ekstasi. Namun, nasib pelaku PW (24) lebih apes lagi, ia ditangkap bersamaan dengan teman wanitanya berinisial DF (24) di Jalan Bhuana Raya, Padangsambian, Denpasar Barat. Saat digeledah, polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,80 gram.

Menurut Kasat Reserse Narkoba Polres Badung, dari sembilan pelaku yang diamankan, empat diantaranya ditangkap di wilayah pedesaan yang ada di Kabupaten Badung. Ini membuktikan bahwa peredaran narkoba tidak hanya ada di daerah kota, namun sudah masuk di desa-desa.

Peran serta masyarakat untuk memerangi peredaran narkoba sangat diperlukan. Para orang tua harus lebih ekstra mengawasi pergaulan anak-anaknya. Hal ini sebagai upaya pencegahan dini, agar anak-anak tidak terjerumus ke lembah hitam yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

“Masalah narkoba menjadi ancaman serius untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat dan polisi harus bersinergi dalam memerangi narkoba. ” harapnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password