Polwan Polresta Kediri Goes to School

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim- Polisi Wanita (Polwan) Polresta Kediri mengajar di sekolah-sekolah Sabtu kemarin (26/8). Termasuk mereka yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri pun hadir.

“Kita laksanakan “Polwan Goes to School” dalam rangka peringatan Hari Polwan ke-69,” terang Kompol Dyah Nawang Indrawati, kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Kota Kediri.

Salah satu kunjungannya adalah ke SMAN 1 Kediri. Puluhan siswa berseragam abu-abu yang memenuhi ruang multimedia tampak antusias. Apalagi ketika disuguhkan video dan penjelasan tentang jenis narkoba dan efeknya terhadap tubuh jika disalahgunakan.

Suara gemuruh pun tercipta ketika diputarkan video kecelakaan dahsyat. Video tersebut menunjukkan betapa buruk akibat dari melanggar rambu-rambu lalu lintas. Dengan melihat sendiri, pelajar diajak berpikir bahwa nyawa bisa melayang hanya karena kesalahan kecil namun fatal. Misalkan tidak memakai helm ketika berkendara.

“Dari acara ini kita mengajak siswa-siswa menyadari betapa pentingnya melakukan pencegahan,” urai polwan berjilbab tersebut.

Anak-anak yang berhadapan dengan hukum juga semakin banyak. Ada yang terlibat tindak kejahatan seperti pencurian, premanisme, hingga menjadi pelaku maupun korban asusila. Makanya materi tentang pentingnya menjaga pergaulan juga dipaparkan para polwan.

“Dengan mengajak mereka berkomunikasi, kita memberi edukasi dan informasi lebih efektif. Makanya aktivitas ini nanti pasti berkelanjutan,” tandasnya.

Ada banyak pertanyaan menarik yang dilontarkan para siswa. Menurut Indra, rata-rata anak hanya tahu bahwa narkoba itu bahaya dan harus dijauhi. Mereka menganggap psikotropika sama sekali tidak berguna. Padahal sebenarnya zat-zat tersebut berguna di dunia medis.

“Fungsinya untuk anastesi atau membius pasien dalam perlakuan medis, misalkan operasi,” bebernya.

Yang salah adalah jika zat-zat tersebut digunakan sembarangan dengan dosis ngawur. Jika sudah kecanduan, dipastikan zat psikotropika merusak saraf pemakainya. “Anak-anak muda adalah pasar yang sangat potensial makanya kita berupaya agar generasi muda bisa terhindar dari perilaku penyalahgunaan ini,” tegasnya saat ditemui di SMAN 1 Kediri kemarin.

Indra menegaskan, upaya tersebut pasti sangat berat dan tidak berguna jika tidak ada kerja sama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari BNN, Polri, tokoh masyarakat, institusi pendidikan hingga peranan orang tua dan keluarga. “Kondisi bangsa ini sedang gawat narkoba. Kalau sudah gawat seperti ini diperlukan usaha lebih untuk memproteksi anak-anak,” tuturnya.

Untuk diketahui, polwan mengajar di SMAN 1 Kediri kemarin mulai pukul 10.00 WIB. Ada tiga materi yang disampaikan. Yakni penjelasan bahaya penyalahgunaan narkoba oleh Kompol Indra dari BNN Kota, tentang lalu lintas oleh Ipda Ni Ketut Suwarningsih, kanitlantas Polsek Mojoroto.

Sedangkan paparan perlindungan anak dan perempuan oleh Ipda Neny Sulistyaningrum, kanit PPA Polresta Kediri. Tidak hanya ke SMAN 1 Kediri, Polwan Goes To School juga ke SMPN 1 Kediri, SMK Al Huda, dan TK Bhayangkari.

Nafista, salah satu siswa yang mendapat pengarahan kemarin, tampak tertarik dengan materi-materi yang disampaikan. “Jadi dapat banyak informasi baru. Sangat bagus acaranya,” pungkas siswi kelas XI IPS 6 tersebut.

Penulis      : Didik

Editor         :ALFIAN NURNAS

Publish      : Didik

Admin Polri56606 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password