Dua Kelompok di Langowan Barat Nyaris Ricuh, Polisi Amankan 2 Residivis

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Polsek Langowan bersama Timsus Tarantula Polres Minahasa menggagalkan rencana aksi perkelahian antara dua kelompok di Desa Paslaten, Kecamatan Langowan Barat, Sabtu (26/08/2017), malam.

Kapolsek Langowan, Iptu Mardy Tumanduk mengatakan, awalnya ada 2 sepeda motor berboncengan 2 orang masuk ke Desa Paslaten. Salah satu pengendara lalu membuat keributan dengan berteriak sambil membawa sebilah bambu.

Warga desa setempat keluar rumah namun tak dapat mengenali wajah para pelaku karena memakai mantel bertopi.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung menuju TKP dan berkoordinasi dengan hukum tua (kepala desa), tokoh agama, tokoh masyarakat untuk melakukan penanganan. “Kami melakukan pendekatan persuasif. Kedua kelompok berhasil kami imbau lalu membubarkan diri,” ujar Kapolsek.

Dalam pengembangan, malam itu petugas mengamankan dua orang yang melakukan keributan di Desa Paslaten, yakni WM (33), warga pendatang dari Bolmong dan JS (46), warga Desa Tounelet. Dari keduanya, petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam (sajam) jenis pisau besi putih.

tsk-2
Diterangkan Kapolsek, keduanya yang merupakan residivis kasus pembunuhan, lalu diamankan di Mapolres Minahasa. “Kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Minahasa untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

Diketahui, WM merupakan residivis kasus pembunuhan di Kayuwatu, Manado pada tahun 2006 dan dijatuhi hukuman 12 tahun. WM keluar dari Lapas pada 2012. JS juga residivis kasus serupa, di Desa Paslaten pada tahun 2006. JS dijatuhi hukuman 5 tahun dan keluar dari Lapas tahun 2012.

Penulis: Hilman
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password