Depresi Terlilit Hutang, Buruh PTPN 7 Pesawaran Lampung Gantung Diri

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Polsek Gedong Tataan melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya mayat tergantung di Mess Afdeling 2 PTPN 7 Way Berulu, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (25/08/2017).

Kapolsek Gedong Tataan Kompol Bunyamin SH, MH, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Mohamad Syarhan, S.IK, mengatakan mayat Bayu Meiyanto (25), pekerjaan buruh harian lepas ditemukan lukul 02.00 WIB oleh keluarganya.

“Korban Bayu Meiyanto merupakan warga Tulung Buyut Kabupaten Way Kanan, bekerja sebagai buruh harian lepas PTPN 7 Way Berulu”, kata Kompol Bunyamin.

Kapolsek menjelaskan, kronologis terjadinya dugaan bunuh diri dimana korban yang tinggal di Mess bersama istrinya dan kedua anaknya. Dari Keterangan istrinya, saat dia terbangun dari tidur sekira pukul 02.00 Wib, Istrinya melihat korban tidak ada disampingnya, kemudian keluar dari kamar dan mencari korban dan melihat korban sudah tergantung diatas pintu kamar samping dengan jeratan leher.

Anggota Polsek Gedongtataan Melakukan Pengecekan Tempat Korban Bunuh Diri.
Anggota Polsek Gedongtataan Melakukan Pengecekan Tempat Korban Bunuh Diri.

“Korban tergantung menggunakan ikat pinggang dan tali plastik lalu istrinya langsung meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Setelah tetangganya datang kemudian korban langsung diturunkan oleh Dedi Hartoyo sebagai RT setempat dan setelah diperiksa tim medis korban sudah meninggal dunia”, jelas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan istrinya, motif korban melakukan aksi bunuh diri, bahwa suaminya dalam dua minggu terahir ini pernah akan melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri namun kepergok oleh istrinya, “menurut istrinya suaminya pusing tidak sanggup memikirkan beban hidup karna hutang” ungkap Kompol Bunyamin.

Atas kejadian tersebut anggota Polsek Gedong Tataan dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Apri Sampanuju dan anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara dan juga pihak

Sementara itu berdasarkan keterangan tim medis Rumah sakit umum Pesawaran, hasil pemeriksaan terhadap korban, terdapat bekas jeratan dileher, mengeluarkan air mani, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban murni gantung diri.

“Saat ini jenazah korban telah dibawa keluarganya kekampung halaman di Tulung Buyut, Kabupaten Way Kanan untuk di makamkan secara layak”, pungkas Kompol Bunyamin. (*)

Penulis : Parizal Antoni / Polres Pesawaran
Editor : Alfian Nur
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password