Kasat Binmas Menghadiri Dialog Interaktif tentang Pelibatan Takmir Masjid dalam pencegahan terorisme di Poso

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng – Polres Poso – Bertempat di Baruga Torulemba Rujab Bupati Jalan Tadulako  Kelurahan Kasintuwu kecamatan Poso kota utara Kabupaten Poso berlangsung Dialog Interaktif  tentang Pelibatan Takmir Masjid dalam pencegahan terorisme di Poso dengan Tema  “Jaga Mesjid Kita Sebagai Pusat Syiar Damai”_  Yang diselenggarakan oleh BNPT dan FKPT ( Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme). kamis( 24/08/ 2017) pukul 08.00 wita

Hadir dalam Kegiatan Dialog tersebut Brigjend Pol Ir. Hamli. ME. (Direktur Bidang Pencegahan BNPT), Wakil bupati poso ir. T. Syamsuri. M. Si,Dandim Poso 1307 Poso Letkol Inf. Dody Trio Hadi. SE,Kapolres Poso yang diwakili Kasat Binmas Res Poso IPTU M. Masloman, Ketua MUI Kab. Poso Bpk. H. Arifin Tuamakka, Dr. Muzakkir Tawil M. Si ( Akedemisi Untad Palu / Ketua FKPT Sulteng), Bpk. Kurnia Widodo (Mantan Jaringan Terorisme), Para Tamir dan penyuluh mesjid dari Kecamatan Lage, Kecamatan Poso Kota Bersaudara,Kecamatan Poso Pesisir Dan Utara, Perwakilan Bhabinkamtibmas / Babinsa,serta undangan / peserta yang hadir sekitar 100 orang.

2

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Poso mengatakan bahwa faham teroris bukanlah serangan fisik yang berbahaya, namun serangan yang masiflah yang sangat berbahaya yang mengubah, mendoktrin pola pikir generasi muda, menjerumuskan menjadi satu kelompok yang anti pemerintah.

Dialog Interaktif tersebut terdiri dari dua sesi, yaitu Dialog Sesi Pertama dengan Narasumber Dr. muzakkir Tawil M. Si ( Akedemisi Untad Palu / Ketua FKPT Sulteng)

dan Kyai H. Arifin Tuamakka. (Ketua MUI Poso).yang membahas tentang Meningkatkan pemahaman secara utuh dan akurat tentang akar persoalan radikalisme di Indonesia dan rumusan-rumusan pokok mengenai tantangan, hambatan, dan kebutuhan dalam implementasi program kegiatan kontraradikalisme.

Sedangkan Dialog sesi kedua dengan Narasumber Brigjend Pol Ir. Hamli. ME.  (Direktur Bidang Pencegahan BNPT) dan Bpk. Kurnia Widodo (Mantan Jaringan Terorisme) yang membahas tentang Proses tumbuhnya faham radikal di sebabkan pernah adanya konflik,  sehingga wilayah lain yang mempunyai faham radikal atau suatu kelompok yang berdatangan dgn maksud berjihad yang belum tentu mengetahui akar permasalahan, yang kemudian memperkeruh suasana,  jadi jelas tahap awal kita mulai bahwa kab. Poso harus bebas konflik, dan kemudian kita berkomitmen untuk tdk saling menyalahkan dan tetap mempertahankan situasi yang kondusif selama ini.

Inti kegiatan dilaksanakannya kegiatan ini adalah memotivasi takmir masjid untuk mensterilkan masjid dari ideologi radikal kelompok terorisme khususnya wilayah kabupaten Poso, serta membentengi diri dari faham faham radikal, selain itu bisa menjaga toleransi antar umat, saling menghargai juga harus tingkatkan salah satu pendukung agar tidak terjadi pertikaian di tengah masyarakat.

Penulis      : Tim
Editor        : Umi Fadilah
Publish      : Abdi.s

 

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password