Gara-Gara Sengketa Penggunaan Lahan, Kedua Kelompok Warga di Minut Nyaris Bentrok

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Dua kelompok warga di Desa Tountalete Jaga 6 Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara nyaris baku hantam, Rabu (23/8/2017). Beruntung hal ini dapat diantisipasi oleh Polisi.

Kabag Ops Polres Minut Kompol Farly Rewur bersama Kasat Binmas Polres Minut AKP Johan Kalempouw dan puluhan anggota yang datang berhasil meredakan situasi yang sempat memanas.

Pertikaian yang nyaris pecah tersebut dipicu karena penggunaan lahan milik PT. Aman Liman Jaya oleh sejumlah warga untuk usaha kelompok tani dengan menanam jagung dan bahkan mereka sempat mendirikan 5 unit rumah yang terbuat dari tripleks di lahan tersebut.

Menurut pemilik lahan yang diwakili kuasa hukum Julianto Samola, pihaknya telah beberapa kali mencegah dan melarang para petani warga Desa Tontalete, agar pindah dari lahan tersebut, namun tidak diindahkan.

Bahkan katanya, pada bulan Agustus 2017, para petani tersebut masih saja mananam jagung, hingga umur jagung saat ini hampir satu bulan.

Merasa keberatan, pihak perusahaan akhirnya membawa massa dari Kauditan ke lokasi lahan yang sudah ditanam jagung, dan disaat yang bersamaan, para petani penanam jagung pun juga membawa massa yang tak kalah banyaknya.

“Beruntung tidak terjadi kontak fisik berlanjut, polisi yang datang langsung meredakan situasi yaag sempat memanas,” ujar Kasubag Humas Polres Minut AKP Alex Watugigir.

Kedua belah pihak berhasil dibubarkan oleh aparat, dan masing-masing dikawal pulang ke tempat asalnya.

Kasat Binmas yang turun tangan memediasi kedua kelompok ini berhasil membuat kesepakatan musyawarah, dan akan dilaksanakan musyawarah lanjutan pada hari Jumat (25/8/82017) bertempat di Kantor Camat Kema.

Penulis: Humas Polres Minut
Editor: Umi Fadilah
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password