Komplotan Pelaku Curanmor Berhasil Diringkus Aparat Polres Pelabuhan Makassar

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Aparat Polres Pelabuhan Makassar berhasil meringkus seorang spesialis curanmor (Pencuri kendaraan bermotor) bernama Asrul (34) di Jalan mesjid Raya Makassar, Selasa (22/08/17).

Asrul terjaring operasi Sikat Gabungan Polres Pelabuhan Makassar yang dipimpin Kasat Reskrim Akp Rustian didukung kurang lebih 20 personil  gabungan Resmob dan Opsnal.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Said Anna Fauza menjelaskan yang bersangkutan ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan didua lokasi curanmor sebelumnya.

“Dari hasil introgasi Asrul mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian kendaraan bermotor jenis Yamah Mio Sporty Warna Putih DD 3826 UN,” ucap AKBP Said Anna Fauza.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa pelaku pencurian tersebut dilakukan bersama dengan temannya yang bernama Irwanto (28) yang juga membawa barang bukti sebuah motor Yamaha Mio Sporty.

Dalam pengembangan kasus Asrul juga  mengaku bahwa sekitar 2 minggu lalu pernah bersama Alam Rizal membawa Motor Kawasaki Ninja RR warna merah dan kemudian membongkarnya serta  mengganti warnanya dengan warna hitam menggunakan pilox.

Dari hasil keterangan tersebut diperoleh kesamaan identitas dengan  motor Kawasaki Ninja RR Warna Hitam yang telah di laporkan hilang oleh pemiliknya sekitar 2 minggu yang lalu.

Setelah itu dilakukan penangkapan terhadap Alam di Jalan Serigala Makassar dan dari hasil interogasi menjelaskan bahwa benar Pada hari Sabtu tgl 12 Agustus 2017 sekitar 17.30 Wita bertempat dijalan Muhammadiyah Makassar telah melakukan pencurian Motor  jenis Kawasaki Ninja RR warna Merah  bersama dengan rekannya yang bernama Rizal.

Masyarakat mengeluhkan makin banyaknya aksi pencurian kendaraan bermotor. Kalau di rata-rata hampir tiap hari ada pencurian kendaraan bermotor. Para pencuri pun juga semakin nekat dan berani.

Seperti yang dikeluhkan oleh sebagian besar masyarakat, dimana ulah pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) semakin merajalela. Bukan hanya di tempat sepi, para pelaku curanmor pun juga tak berpikir panjang berulah di lokasi yang penuh keramaian.

Bahkan, aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita. Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas. Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Untuk itu, kita semua berkewajiban mengeliminasi kasus-kasus pencurian sepeda motor. Tugas terdepan memang ada di pundak aparat kepolisian selaku penjaga keamanan masyarakat. Kita khawatir jika setiap hari masyarakat disuguhi kasus-kasus atau kejadian pencurian sepeda motor maka akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat akan minimnya rasa aman. Atau setidaknya masyarakat akan berkurang rasa percayanya kepada kinerja aparat kepolisian.

Untuk itu, salah satu cara lain untuk menekan maraknya aksi pencurian sepeda motor ini adalah dengan melakukan tindakan keras dan tegas kepada pencuri sepeda motor itu. Sehingga akan meningkatkan rasa aman di mata masyarakat, utamanya bagi pemilik kendaraan sepeda motor.

Penulis : Bara

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password