Aksi Meuntut Petani Ngawi Bentangkan Bambu ri Ruas Jalan Tol

petani ngawi

Tribratanews.polri.go.id-Polda Jawa Timur, Polemik proyek jalan tol Kertosono-Ngawi-Solo belum berakhir di Kabupaten Ngawi. Puluhan petani warga Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren menghalangi pembangunan proyek jalan tol.

Petani meminta PT Waskita selaku pengembang proyek tol membangun underpass. Para petani menilai PT Waskita semena-mena telah menutup akses jalan utama menuju ke persawahan. Padahal di desa lain telah dibuatkan underpass.

“Pokoknya kami minta dibuatkan jalan di bawah (underpass). Jangan seenaknya sendiri menutup akses mata pencarian kami bertani,” teriak salah satu petani dalam aksinya, Senin (21/8/2017).

Petani menghalangi pengerjaan proyek dengan membentangkan pohon bambu agar jalan tol yang telah jadi itu tidak bisa dilewati truk proyek. Dengan emosi petani membentangkan berbagai poster yang antara lain bertuliskan ‘Jangan rampas hak kami, jalan warga harga mati’.

Ripto (39), salah satu warga mengatakan bahwa aksi warga ini akan tetap di lakukan sampai pihak PT Waskita membuatkan underpass sebagai akses warga khususnya petani untuk menuju ke sawah.

“Kami akan tetap halangi proyek ini sampai dibuatkan jalan di bawah karena mau lewat mana lagi kalau ke sawah bertani,” tutur Ripto.

Aksi warga mendapat pengamanan puluhan personel kepolisian Polsek Widodaren Ngawi.

Penulis: Herry

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Herry

Admin Polri53940 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password