Ribuan Personil Polda Malut Siap Lakukan Pengamanan Pilkada

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) mulai menyiapkan ribuan personil dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Malut pada 2018 mendatang.

Hal ini sebagaimana di sampaikan Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Malut, Kombes Pol Juwari S.H.,M.H. Selasa, 22/8/2017

Menurutnya, dalam pengamanan Pilkada khususnya pemilihan Gubernur Malut, Polda telah mempersiapkan 4.796 Personil yang akan melakukan pengamanan di seluruh Kabupaten kota Se Provinsi Maluku Uatara.

Menurutnya, jumlah tersebut secara umum, namun adapun pengamanan yang disiapkan rutin  berjumlah 1510 anggota personil, sedangkan jumlah anggota yang nanti melakukan pengamanan untuk operasi langsung berjumlah  3.343.

Karo Ops Polda Malut Kombes Pol Juwari S.H.,M.H usai melakukan pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Malut juga mwnyampaikan, pertemuan yang dilakukan dengan KPU ini, dalam rangka silahturahmi sekaligus membicarakan kesiapan Pilkada untuk pengamanan yang di mulai dari tahap I sampai  berakhir.

Lanjut perwira tiga bunga di Mapolda Malut itu, Kapolda telah memerintahkan persiapan kegiatan Pam pra oprasi tentang praja atau Pilkada nanti, selain itu, perlu latihan sitem Kota  penanggulangan  unjuk masa dan potensi konflik  menjelang Pilkada 2018.

“Nanti diseting dulu agar dapat diketahui kekuatan ril berapa  anggota yang akan dilibatkan,” bebernya.

Karo Ops Polda Malut juga menyebutkan, untuk estimasi sementara jumlah Personil yang disiapkan untuk pengamanan 4.796  anggota  termasuk Polres di seluruh Kabupaten Kota di Provinsi  Malut, namun yang pengamanan rutin 1510  anggota, sedangkan yang digunakan langsung untuk oprasi 3.343 personil.

Ditambahkan, jelang Pilkada nanti, Polda Malut juga akan melakukan penambahan personil dan penambahan itu diperkirakan dua SSK, bahkan Polda Malut juga akan mendapat penambahan operasional seperti kapal dari Mabes Polri.

Terpisah ketua KPU Provinsi Malut Sahrani Sumadayo menyampaikan, kedatangan KPU ke Polda Malut itu hanya untuk melakukan Kordinasi terkait  Pengamanan mulai dari Tahapan sampai pelaksanaan nanti sehingga apabila  ada yang belum jelas nanti didiskusikan kembali.

Sahrani menyampaikan, Untuk tahapan September mendatang barulah dilakukan sosialisasi ke Kabupaten Kota, namun yang terpenting adalah e- KTP, karena, syaratnya menjadi peserta Pemilu adalah e- KTP.

Oleh karena itu dirinya meminta kepada Pemerintah Daerah masing – masing untuk dipercepat itu karena, sesuai laporan dari Dukcapil Provinsi hanya mencapai 60 persen dari pemilih.

“Untuk anggaran KPU Provinsi saya sudah menandatangani NPHD sebesar 2.22 Milyar, kemudian dari anggaran tersebut nantinya didistribusikan ke Kabupaten Kota 160 Milyar sampai selesai,” pungkasnya

 

Penulis             : Mandala

Editor              : Umi Fadilah

Publish            : Mandala

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password