Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi, Polrestabes Makassar Tangkap 4 Orang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Dua pelaku Curanmor (pencurian bermotor) beserta dua penadah yang diduga terlibat sindikat pencurian bermotor lintas Provinsi di tangkap Satuan Jatanras Polrestabes Makassar, Rabu (23/08/17).

Dari Hasil Introgasi ke empat pelaku Curanmor  mereka menjual barang berupa motor hasil curian ke  Kota Ambon dengan cara perlengkapan motor tersebut sudah di pisah-pisahkan lalu dipaketkan  dan dikirim melalui kapal pelni.

Pelaku tersebut masing – masing lelaki inisial MU (23) warga Jalan Panampu Makassar, lelaki inisial IR (25) warga Maros dan dua pelaku lainnya yang merupakan penadah lelaki inisial WA (32) warga Panampu Makassar dan lelaki inisial AF (38) warga Jalan Sabutung Makassar.

Artikel, Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi, Polrestabes Makassar Tangkap 4 Orang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berawal dari hasil penyelidikan dan informasi masyarakat diduga salah satu pelaku Curanmor berada di Kabupaten Maros tepatnya di rumah lelaki IR, Satuan Jatanras Polrestabes Makassar kemudian bergerak dan berhasil mengamankan pelaku lelaki  IR bersama lelaki (MU).

Berdasarkan pengakuan kedua pelaku bahwa keduanya mengaku pernah menjual atau memindah tangankan beberapa unit sepeda motor hasil curian terhadap lelaki AF dan lelaki WA di rumahnya di Jalan Panampu dan Sabutung Makassar.

Modus pelaku lelaki IR dan lelaki MU melakukan pencurian dengan cara masuk ke rumah korbannya dan mencari kunci motor dan membawa kabur ke jalan Panampu untuk di bongkar oleh lelaki WA adan lelaki AF yang di duga penadah.

Adapun TKP yang di akui pelaku saat melakukan Pencurian bermotor seperti di Jalan Poros Maros mengambil satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Burung hantu Biru, Jalan poros maros dekat pengadilan berhasil membawa kabur satu unit  Yamaha mio M3 warna  kuning, dan di Maros Batangngase berhasil membawa kabur Honda Beat warna putih kemudian di  Batangngase Maros juga berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor  Honda Beat warna putih.

Tidak hanya Pencurian bermotor pelaku juga pernah melakukan tindak pidana Curas di jalan Antang dimana pelaku berhasil mengambil tas yang berisikan STNK dan uang tunai RP 1.000.000.

Masyarakat mengeluhkan makin banyaknya aksi pencurian kendaraan bermotor. Kalau di rata-rata hampir tiap hari ada pencurian kendaraan bermotor. Para pencuri pun juga semakin nekat dan berani.

Seperti yang dikeluhkan oleh sebagian besar masyarakat, dimana ulah pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) semakin merajalela. Bukan hanya di tempat sepi, para pelaku curanmor pun juga tak berpikir panjang berulah di lokasi yang penuh keramaian.

Bahkan, aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita. Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas. Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Untuk itu, kita semua berkewajiban mengeliminasi kasus-kasus pencurian sepeda motor. Tugas terdepan memang ada di pundak aparat kepolisian selaku penjaga keamanan masyarakat. Kita khawatir jika setiap hari masyarakat disuguhi kasus-kasus atau kejadian pencurian sepeda motor maka akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat akan minimnya rasa aman. Atau setidaknya masyarakat akan berkurang rasa percayanya kepada kinerja aparat kepolisian.

Untuk itu, salah satu cara lain untuk menekan maraknya aksi pencurian sepeda motor ini adalah dengan melakukan tindakan keras dan tegas kepada pencuri sepeda motor itu. Sehingga akan meningkatkan rasa aman di mata masyarakat, utamanya bagi pemilik kendaraan sepeda motor.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password