Lewat Mediasi, Polsek Kema Damaikan Dua Warga yang Bermasalah

IMG20170821113652

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Tidak semua kasus atau permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat harus diselesaikan di meja pengadilan. Ada upaya-upaya preventif yang dapat dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani kasus ringan, yakni melalui mediasi.

Tujuannya untuk mengetahui duduk perkara secara jelas kemudian mencari solusi terbaik, sehingga permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Hal itulah yang dilakukan oleh Polsek Kema Polres Minahasa Utara (Minut) dalam menangani permasalahan antara dua warga Desa Kema II, Jefri Kalihe (22) dengan Tampi Kahiking (25).

Setelah mengetahui adanya perseteruan dua warga tersebut, Wakapolsek Kema, Iptu Poltje Moningkey berinisiatif menggelar mediasi, Senin (21/08/2017). Usut punya usut, perseteruan yang sempat diwarnai adu mulut antara dua warga tersebut ternyata disebabkan salah paham.

“Kami mengimbau warga, jika ada permasalahan harap diselesaikan dengan cara yang baik. Tidak perlu terbawa emosi yang dapat merugikan diri sendiri. Perlu diingat, kita semua bersaudara, harus hidup rukun dan damai,” ujar Wakapolsek.

Usai mendapat arahan dan saran dari Wakapolsek, kedua warga yang berseteru akhirnya sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan ke jalur hukum dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Sementara itu Kapolsek Kema, AKP Ibrahim Wahe menerangkan, pihaknya selalu berusaha menyelesaikan kasus ringan yang terjadi di tengah masyarakat melalui problem solving.

“Kami mempertemukan kedua belah pihak yang bermasalah lalu menyelesaikannya secara musyawarah kekeluargaan, agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” tandasnya.

Penulis: Indra
Editor: Umi Fadilah
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password