46 Perwira Penerbang TNI Dikukuhkan, 13 Diantaranya Berkualifikasi Penerbang Tempur

tribratanews.polri.go.id -jogja, Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU meluluskan 46 orang Perwira Penerbang Angkatan ke 91 Terpadu tahun 2017. Yang terdiri dari 35 orang Penerbang TNI AU, 8 orang penerbang TNI AD, dan 3 orang penerbang TNI AL. Khusus TNI AU sendiri, 13 orang berkualifikasi Penerbang Tempur. Upacara penutupan Pendidikan ini berlangsung di Lapangan Jupiter Lanud Adisucipto Yogyakarta, sabtu (19/8/2017).

Hadir dalam Penutupan Pendidikan Sekbang angkatan 91 Terpadu, atau yang dikenal dengan Wingday TNI AU, KASAU dan juga bertindak sebagai Inspektur Upacara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda Dedi Permadi, Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, Kasrem 072 Pamungkas Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya, Danlanal Yogyakarta Letkol Laut (P) Arya Delano, serta seluruh Pejabat utama di lingkungan TNI AU.

Ditemui para pewarta seusai acara Penutupan Pendidikan, KASAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan bahwa ini merupakan tahap awal dari seorang penerbang. Nanti setelah para Penerbang ini ditempatkan ke kesatuan tempur, harus mulai belajar lagi untuk menyesuaikan dengan Alutsista yang ada.

“Harapan kita dengan adanya penambahan Penerbang ini, maka sudah bertambah kekuatan TNI. Khusus di Angkatan Udara, Alhamdulillah kita bisa mencetak 13 (orang) Penerbang Tempur. Karena sebentar lagi juga akan ada penambahan pesawat yang lebih canggih. Adalah Pesawat Generasi 4,5++,” terang Kasau kepada pewarta.

“Kita sudah memiliki beberapa pesawat diantaranya adalah F-16, yang akan datang sebanyak 24 (buah) dan ditambah 10 Pesawat F-16 tipe AB sehingga total ada 34 Pesawat. Dari 34 Pesawat, hari ini kita mendapat penambahan 13 (orang penerbang), yang jelas ada penambahan-penambahan jumlah personel bukan hanya untuk (mengawaki) F-16 saja, tapi untuk pesawat Hawk, (dan) pesawat T-50,” sambungnya.

Secara khusus, Kasau berpesan kepada para penerbang agar tetap dipertahankan sifat Airmenship. Airmenship sendiri adalah suatu kepribadian seorang penerbang. Setelah penerbang memiliki jiwa Airmenship tentunya akan disiplin. Disiplin berakibat kepada Safety. Sehingga keselamatan terbang dan kerja mesti akan pertahankan.

“Budaya Airmenship memang harus menjadi pegangan awal seorang penerbang. Sehingga apapun pesawatnya, mereka (penerbang) akan bisa menerbangkan pesawat dengan aman. Karena ingat pesawat ini adalah milik rakyat yang harganya mahal, (serta) harus benar benar dipertanggungjawabkan,” tegas Kasau.

“Oleh sebab itu, penerbang merupakan personel pilihan dan tentunya semua itu harapan kita, sehingga mereka bisa melaksanakan terbang nanti mulai hari ini sampai dia pensiun. Itu harapan kita,” harap Kasau.

Diakhir acara Tupdik, ditampilkan atraksi terjun payung, aksi kolone senjata, Jupiter Aerobatic Team, Flying Pass pesawat Grob, Sukhoi dan T-50 Golden Eagle.

penulis : Dhenyy
editor : Umi Fadilah
publish : jay jogja

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password